Top 10 Penulis

Bhante, Tahu & Tempe

Ketika mendengarkan cerita itu semula terasa lucu kok Bhante bisa lupa nama makanan, tetapi setelah beberapa saat sadar, ternyata itu bukanlah lupa yang biasa, tetapi sesuatu yang luar biasa

world, peace, continents, earth, hope, love peace, doves of peace, world peace, dove, peace sign, symbol, peaceful, peace, hope, hope, hope, hope, hope, world peace, world peace, dove

Agama Boleh Berbeda, Dunia Tetap Satu

Perbedaan bukan untuk diperdebatkan, tetapi untuk dirayakan. Kalimat diatas mungkin sederhana, tetapi di tengah dunia yang penuh polarisasi, maknanya begitu dalam. Setiap agama hadir bukan untuk mengklaim kebenaran mutlak, melainkan untuk menuntun manusia menemukan kedamaian batin dan harmoni sosial. Dalam Buddhisme, ajaran tentang Metta — cinta kasih tanpa batas — menjadi jembatan universal yang melampaui tembok agama dan budaya. Buddha tidak mengajarkan umatnya untuk mencintai hanya yang sepaham, tetapi juga mereka yang berbeda, bahkan yang memusuhi. Pluralisme dalam Buddhisme bukan sekadar...

Toleransi Bukan Sekadar Slogan: Jalan Tengah Pemuda Buddhis di Era Perbedaan

Toleransi Bukan Sekadar Slogan: Jalan Tengah Pemuda Buddhis di Era Perbedaan

Bayangkan kamu lagi nongkrong di kafe, duduk bareng teman-teman dari berbagai latar belakang. Ada yang Kristen, ada yang Muslim, ada yang Buddha, dan satu orang yang bilang, “Aku spiritual tapi nggak beragama.” Nah, biasanya dari situ percakapan bisa berakhir dengan dua kemungkinan: Diskusi yang bikin tercerahkan. Atau debat yang bikin kopi jadi dingin sebelum diminum. Tapi di era sekarang, kita nggak bisa lagi cuma ngandelin “basa-basi toleransi” kayak “Saya sih menghormati semua agama, asalkan jangan ganggu saya.” Itu bukan toleransi, itu...

woman in white and blue crew neck t-shirt

Kritik

Kejadian ini membuat dia yang sebelumnya sangat suka mengkritik, menjadi orang yang hampir tidak pernah mengkritik siapapun dalam hal apapun.

man wearing headphones while sitting on chair in front of MacBook

VI. Catur Dharmadasa+ (Peduli-Melayani dengan Tulus, Cerdas, Gotong Royong and Bertanggung Jawab)

Bagian ke-enam dari konsep Etos Kerja Catur Dharmadasa+ Catur Dharmadasa+ dikembangkan untuk menjadi etos kerja abdi Dharma dan pandita/dharmaduta yang menjadi budaya kerja individu dan organisasi sebagai wujud karakter dan perilaku positif para abdi Dharma dan pandita/dharmaduta. Catur Dharmadasa+ diharapkan menjadi budaya organisasi dalam bekerja dan melayani Buddha Dharma terdiri dari empat dimensi yaitu tulus, cerdas, gotong royong dan tanggungjawab, (plus rendah hati dan kompeten bagi pandita/ dharmaduta), dan dibangun di atas fondasi Peduli Melayani  a. Tulus Etos pertama dan sangat...

Pilihan

Fokus

Inspirasi

Motivasi

Renungan

Meditasi

Cerita Ringan

Filsafat

Puisi

Kebahagiaan adalah Penderitaan

Pencarian akan kebahagiaan adalah bagian mendasar dari pengalaman manusia. Setiap hari, kita dibombardir dengan pesan-pesan yang menyarankan bahwa kebahagiaan dapat ditemukan melalui kenyamanan, kesenangan, dan ketiadaan rasa sakit. Namun, sebuah...