Kumpulan Tulisan
Cerpen


- 18 May 2023
- 33 views
Ia menyadari bahwa dengan berbagi kebaikan dan berterima kasih, hidupnya menjadi lebih bermakna.


- 15 May 2023
- 12 views
Karena tugas ini, membuatku mengenal banyak orang. Dan ternyata mereka juga menyukai kegesitan dan keceriaanku.


- 08 May 2023
- 10 views
Bangga diriku melihat pencapaiannya. Kegigihan dan semangat berkobar, ia berhasil naik kelas. Kukatakan padanya “Aku menunggu ijazah kesarjanaanmu. Semangat. Kamu pasti bisa!"


- 21 Apr 2023
- 18 views
Itu seperti bagian-bagian dari gerobak. Mereka bersatu untuk menciptakan ilusi diri. Namun pada kenyataannya, tidak ada 'kamu' yang terpisah dari bagian dunia lainnya.


- 03 Mar 2023
- 7 views
Aku tidak pernah memaksa diriku untuk menikah di usia muda, tetapi waktu tidak mau kompromi rasanya.


- 02 Mar 2023
- 35 views
Mata laki-laki tua itu terlihat bercahaya. Aku membantu memegang kedua tangan yang terlihat gemetar, membantu bapak tua itu agar bisa duduk dengan nyaman.


- 12 Aug 2022
- 63 views
Pada tiap android produk perusahaannya, Dr. Analaggom memang menanamkan chip yang mensimulasi perasaan agar unit-unit itu lebih mudah diterima masyarakat. Chip emosi membekali mesin-mesin berpikir itu dengan respon-respon yang simpatik, empatik, dan manusiawi.


- 31 Jul 2022
- 15 views
Seorang Ibu yang telah sepuh mengambil dua bungkusan terakhir dengan malu-malu, aku mengangguk sambil tersenyum, meyakinkan dia bahwa itu tak apa.


- 31 Jul 2022
- 7 views
Kebahagiaan pun semakin bertambah setelah pernikahan mereka, apalagi setahun kemudian mereka dikaruniai anak laki-laki yang lucu.


- 21 Jun 2022
- 5 views
Bunyi sirene ambulans kerap terdengar. Sang cemara menjadi saksi semua peristiwa di depan puskesmas itu. Sejak pandemi, sang cemara sudah melihat beberapa kejadian sakit dan mati di puskesmas seberang rumahnya.








