Di masa pandemi covid-19 ini, banyak sekali kegalauan yang timbul di berbagai kalangan, baik anak sekolah, remaja, orang dewasa, maupun orang tua. Sebagian galau karena tidak bisa ke sekolah atau kampus bertemu dengan teman-temannya dikarenakan pembelajaran dilakukan secara online di rumah, orang dewasa harus bekerja dari rumah (work from home/WFH), orang tua yang berbisnis sekarang ruang lingkupnya lebih terbatas, tidak bisa liburan dan tidak leluasa pergi ke tempat-tempat hiburan, tidak bisa pergi ke sembarang tempat seperti saat kondisi normal, dan lain sebagainya.
Kebanyakan orang hanya di rumah saja, tidak leluasa kemana-mana karena disarankan oleh pemerintah di rumah saja dalam melakukan aktivitas. Dalam kondisi seperti ini banyak sekali orang yang galau, yang tadinya biasa melakukan perjalanan atau bepergian, atau berkumpul dengan teman-teman, di saat pandemi covid-19 ini menjadi lebih banyak di rumah.
Kalau saja kita bisa menerima kondisi pandemi covid-19 ini dengan lapang dada dan memanfaatkan kondisi yang ada dengan melakukan kegiatan maksimal di rumah, tentu kita bisa lakukan walaupun mungkin sebagian hasilnya tidak akan semaksimal jika dilakukan secara offline seperti yang biasa kita lakukan sebelumnya, contohnya:
- Ibu rumah tangga yang bisa dilakukan di rumah, yakni belajar memasak menu baru (melihat resep dari internet), melukis, membaca, berolahraga, menyanyi, bermain musik, menulis, dan lain-lain. Banyak sekali yang bisa dilakukan di rumah tanpa membebani pikiran kita sendiri karena tidak bisa keluar rumah. Galau bisa berkurang jika bisa mengisi waktu dengan melakukan berbagai aktivitas yang positif.
- Anak remaja yang setelah bersekolah online, bisa membantu orang tuanya mengerjakan hal-hal yang tadinya tidak pernah dikerjakan, misalnya ikut membantu ibu di dapur untuk memasak atau membuat kue, menyulam, bermain musik (sesuai hobi masing-masing), dan lain-lain.
- Bapak yang bisa melakukan aktivitas di rumah dengan membaca, berolahraga, menyapa teman lama melalui media sosial (medsos), bermain dengan anak-anak, dan lain-lain.
Dalam keluargapun kita bisa mengambil hikmah positifnya, yakni di saat pandemi covid-19 ini kita bisa berkumpul bersama keluarga lebih banyak lagi, bisa saling berbagi, saling bercerita pengalaman atau melakukan kegiatan bersama di rumah, berolahraga bersama, dan lain-lain. Banyak hal yang tadinya tidak kita lakukan bersama keluarga, sekarang bisa kita manfaatkan waktu bersama untuk saling mendukung dan berbagi agar kondisi galau bisa berkurang, atau malah menjadi hal positif yang bisa kita manfaatkan untuk kebaikan orang lain.
Ada yang mengatakan kalau seseorang sedang galau, apapun yang dilakukannya tidak akan maksimal. Galau adalah kondisi di mana seseorang sedih, bingung, bimbang, gelisah, dan pikiran yang kacau tidak karuan. Namun tak perlu terlalu kuatir karena galau kenyataannya bisa diatasi.
Biasanya kata galau ini lebih populer di kalangan anak muda karena anak muda yang biasanya sering galau, misal berkaitan dengan pacar, sekolah, orang tua, dan lain-lain. Namun ternyata galau ini bisa dialami oleh orang di semua usia. Banyak sekali di antara kita yang jika berada di kondisi yang tidak baik sedikit saja sudah bisa menyebabkan galau, contohnya badan kurang sehat, usaha atau bisnis kurang lancar, diputus oleh pacar, dan lain-lain.
Kabar baiknya adalah ternyata galau bisa kita kelola dengan baik. Bagaimana caranya? Ternyata gampang sekali. Namun praktiknya tidak semua orang bisa melakukannya dan tertarik untuk melakukannya.
Caranya adalah dengan melakukan meditasi. Wooowww benar gak sih dengan meditasi saja bisa menghilangkan galau? Jawabannya ada pada diri kita sendiri.
Kok gitu? Kok bisa? Iya, karena galau itu dari pikiran kita sendiri. Tidak ada orang yang bisa menyelesaikan masalah galau kita jika kita tidak mau mengelola galau itu dengan baik. Oleh karenanya, untuk mengatasi galau harus diri sendirilah yang melakukannya. Pikiran kita bergerak atau berubah dengan sangat cepat. Salah satu cara yang efektif dalam menenangkan pikiran kita adalah dengan meditasi.
Meditasi ini banyak sekali teknik dan caranya, yang mungkin saat ini sudah banyak dibagikan di internet atau media sosial (medsos) tentang cara dan manfaat meditasi.
Jika kita mau memulai melakukan meditasi dari sekarang itu sangat baik sekali. Tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik, yang bisa membuat perubahan dalam diri kita ke arah yang positif.
Kelolalah galau dengan baik dengan cara bermeditasi secara rutin atau berkala. Jika memungkinkan, sebaiknya ada guru pembimbing meditasi. Banyak hasil baik atau positif dalam kehidupan ini termasuk hasil dari bermeditasi yang tidak dapat diraih secara instan. Diperlukan proses dan ketekunan, disiplin dan semangat yang tinggi agar meditasi yang kita lakukan bisa mendapatkan hasil positif dan maksimal.
Jika kita belum pernah mencoba bermeditasi maka kita tidak akan mengenal betapa bermanfaatnya meditasi bagi kehidupan kita sekarang dan nantinya. Jangan pernah menunda melakukan hal yang sangat baik dan positif ini. Jika kita ingin kehidupan kita lebih baik lagi maka ambillah tindakan untuk memulai bermeditasi sekarang juga.
Selamat mencoba bermeditasi. Tanpa mengambil tindakan, takkan ada hasil baik dan positif yang diraih.
“Lakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan. Salah satu cara terbaik dalam mengelola galau yang bisa muncul tanpa diundang adalah dengan menjaga dan melatih pikiran melalui meditasi.”
(Diambil dari Buku “MotivAction – Motivation for Action”)

















