“Look on every exit as being an entrance somewhere else.”
“Lihatlah setiap jalan keluar sebagai pintu masuk ke tempat yang lain.”
~ Tom Stoppard ~
Dalam iklim persaingan bisnis yang sangat ketat, harga jual produk atau jasa menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan penjualan. Harga yang dipatok oleh perusahaan ditentukan oleh beberapa hal, di antaranya biaya produksi, keuntungan yang diinginkan, dan harga pesaing di pasar.
Strategi menjual dengan harga lebih rendah dari pesaing tanpa diimbangi oleh penurunan biaya produksi dan operasional, sama artinya bunuh diri. Bilamana kita berada dalam kondisi persaingan dengan cara terus menurunkan harga atau dalam kondisi lainnya yang akan menghancurkan kita secara sia-sia, barangkali strategi “melarikan diri“ adalah pilihan terbaik. Janganlah berteguh terhadap pertempuran yang tidak bisa kita menangkan.
Kita tentu saja bisa kembali ke pasar yang sama ketika kendala dan persaingan yang kurang sehat sudah mereda. Kita dapat menghindari hiruk pikuk pasar dan menciptakan arena pemasaran baru dengan produk baru yang lebih inovatif daripada hanya menawarkan produk lama dengan diskon harga terus-terusan.
Strategi “melarikan diri“ atau tidak berteguh terhadap pertempuran yang tidak bisa dimenangkan sudah dikenal sejak lama. Strategi ini menjadi pilihan terbaik ketika musuh jauh lebih kuat sehingga “mundur“ adalah pilihan paling bijaksana. Kita lebih baik menyimpan energi dan sumber daya untuk menyerang balik, daripada berkorban percuma. Tidak masalah jika kita harus menerima celaan karena mundur daripada kehilangan segalanya. Pepatah Tiongkok kuno mengatakan, ”Bagi orang yang ingin melakukan pembalasan, menunggu 10 tahun pun tidak apa-apa.”
Ada pendapat salah yang menyatakan bahwa melarikan diri merupakan kekalahan mutlak. Padahal dengan tidak berteguh terhadap pertempuran yang tidak bisa dimenangkan dan menyusun kembali kekuatan untuk pada waktunya menyerang kembali adalah jauh lebih bermartabat. Melarikan diri hanyalah untuk sementara waktu guna menyusun strategi dan mengkonsolidasikan sumber daya. Nantinya di saat sudah lebih siap, kita dapat kembali untuk mengalahkan musuh. Menyerah atau berdamai sebenarnya lebih memalukan karena merupakan bentuk halus dari kekalahan.
Di saat kita berada di “tepi jurang“ atau di titik kritis dari pekerjaan, usaha, atau kehidupan kita, dimana tetap bertahan atau maju berarti mati, tidak berteguh terhadap pertempuran yang tidak bisa dimenangkan atau mundur bisa jadi merupakan strategi terbaik.
Dalam menjalankan berbagai peran di kehidupan kita, tidak berteguh terhadap pertempuran yang tidak bisa dimenangkan juga berlaku untuk hal-hal yang tidak prinsip seperti kisah berikut ini.
*************
Seorang pimpinan perusahaan sedang menyampaikan sesuatu kepada pemilik perusahaan. Pimpinan perusahan tersebut merupakan seorang profesional pada perusahaan yang dimiliki secara pribadi. Yang sedang mereka diskusikan adalah rencana untuk melakukan promosi terhadap produk baru yang akan mereka luncurkan. Pimpinan perusahaan membawa satu usulan promosi yang sudah dikaji oleh bagian pemasaran dan jajaran pimpinan perusahaan dari berbagai alternatif yang tersedia.
Akan tetapi pemilik perusahaan memiliki pendapat berbeda tentang bagaimana promosi seharusnya dilakukan. Kebetulan cara yang dikatakan oleh pemilik perusahaan sebetulnya sudah pernah dilakukan oleh pimpinan perusahaan itu di perusahaan tempat dia bekerja sebelumnya.
Pimpinan perusahaan tahu persis kelebihan dan kekurangan cara tersebut. Pimpinan perusahaan merasa berkewajiban untuk menyampaikan secara profesional berdasarkan pengalaman yang dia miliki tentang cara yang diminta oleh pemilik perusahaan. Tentu saja dia melakukannya dengan santun. Sebagai perbandingan, dia juga memaparkan kekurangan dan kelebihan dari usulan promosi yang diajukan oleh tim internal dan sudah dikaji oleh jajaran pimpinan perusahaan.
Namun pemilik perusahaan tetap bersikukuh untuk melaksanakan caranya. Pimpinan perusahaan berada dalam kondisi dilematis. Di satu sisi, jika dia menolak mentah-mentah cara dari pemilik perusahaan, sangat mungkin posisinya menjadi tidak menguntungkan karena dianggap menentang. Dia lalu berpikir ulang. Berdasarkan pengalamannya, cara yang diminta oleh pemilik perusahaan sebenarnya tidaklah buruk. Cara tersebut tetap bisa mencapai tujuan, hanya membutuhkan sumber daya yang lebih banyak dibanding jika melaksanakan usulan promosi dari tim internal.
Dengan pemahamannya akan pribadi pemilik perusahaan yang memiliki harga diri tinggi, pimpinan perusahaan akhirnya mengikuti pendapat pemilik perusahaan. Dia tahu bahwa dia tidak bisa berteguh terhadap “pertempuran“ yang tidak bisa dia menangkan. Apalagi konsekuensi dari melaksanakan cara yang diminta oleh pemilik perusahaan tidaklah fatal akibatnya jika pun cara itu ternyata gagal.
************
Ingatlah bahwa sepanjang kehidupan, akan terjadi banyak “pertempuran“ yang harus kita hadapi.
Tidak semua “pertempuran“ dalam kehidupan tersebut harus dihadapi mati-matian. Kita tidak harus memenangkan semua “pertempuran“ yang terjadi dalam kehidupan kita. Ada kalanya tidak berteguh terhadap “pertempuran“ yang tidak bisa dimenangkan menjadi pilihan terbaik untuk ditempuh. Dengan demikian kita tidak menghambur-hamburkan waktu, pikiran, tenaga, dan mungkin biaya, yang sebenarnya bisa digunakan dalam “pertempuran“ lain yang lebih berguna.
Tidak berteguh terhadap “pertempuran” yang tidak bisa dimenangkan juga berarti kita bisa menghemat sumber daya internal untuk digunakan dalam upaya mengeluarkan potensi, bakat, dan kemampuan terbaik dari dalam diri kita sehingga lebih siap menghadapi “pertempuran-pertempuran” selanjutnya di dalam kehidupan. Dengan melakukannya, niscaya kesuksesan dan kebahagiaan yang lebih luas dalam kehidupan akan menjadi milik kita.
“Sepanjang kehidupan, kita akan menghadapi banyak ’pertempuran’. Tidak semua ’pertempuran’ harus kita hadapi dengan mati-matian. Kenali lalu hindari ’pertempuran’ yang tidak bisa kita menangi sehingga tidak terperangkap di dalamnya dan hancur karenanya.”
(Diambil dari Buku “MotivAction – Motivation for Action”)

















