Top 10 Penulis

Kasih Ibu Sepanjang Masa

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

mother, daughter, sunset
Photo by VaniaMargaridaSl

Kasih ibu sepanjang masa. Kalimat ini sering kita dengar, namun seringkali hanya sebatas perkataan saja bagi sebagian orang. Sebenarnya, makna di balik kalimat tersebut sangatlah mendalam. Seorang ibu yang baik dan benar bahkan rela mempertaruhkan segalanya, sekalipun nyawa sendiri untuk anaknya. Pembelaan dan pengorbanan seperti ini tidak sedikit yang kita lihat dilakukan oleh seorang ibu sepanjang hidupnya.

Oleh karenanya, tidaklah mengherankan ada kalimat yang berbunyi, “Meskipun seorang ibu tidak takut kehilangan nyawa ketika melahirkan anaknya, seorang ibu akan takut anaknya tidak ada yang menemani ketika dia sudah tidak ada lagi.“

Doa ibu adalah berkah utama untuk anaknya. Jadikanlah ibu kita sebagai “ratu” di dalam rumah kita. Dengan memperlakukan ibu sebagai “ratu” di kehidupan kita, berkah berlimpah akan kita peroleh sepanjang kehidupan ini. 

Berikut adalah pengalaman pribadi ketika saya merawat ibu saya yang sedang sakit dengan penuh perhatian dan kasih sayang bertahun-tahun yang lalu. Saya berupaya memperhatikan setiap hal yang dibutuhkan oleh ibu saya dan berupaya menyediakan semua hal yang dibutuhkan beliau. Saya juga berupaya melakukan sendiri semaksimal mungkin sewaktu merawat ibu saya tanpa pernah mengeluh.

Orang tua pasti dapat merasakan kasih sayang yang kita tunjukkan secara nyata kepada mereka. Tanpa diminta pun, orang tua akan memberikan doa terbaik kepada kita. Ini akan terjadi secara alami. Doa tulus orang tua terutama ibu adalah yang terbaik bagi anaknya.

Karena kondisi ibu saya waktu itu sakit yang cukup serius, saya dan keluarga lalu memutuskan untuk mencari suster agar bisa membantu merawat mama ketika saya sedang bekerja di kantor.

Suatu hari, suster yang merawat ibu saya mengatakan bahwa ibu saya setiap hari mendoakan hanya untuk saya, untuk kesehatan, kesuksesan, kesejahteraan, kebahagiaan, dan hal-hal yang terbaik bagi saya. Awalnya saya merasa biasa saja mendapatkan informasi tersebut dari suster yang merawat ibu saya. Menurut saya, hal tersebut adalah wajar dari seorang ibu. Namun beberapa hari kemudian, suster mengatakan lagi bahwa ibu saya memiliki beberapa anak, namun mengapa setiap hari yang didoakan secara khusus hanya satu anak saja.

Saya baru tersentuh dan menyadari bahwa sesungguhnya apa yang orang tua rasakan ketika kita memberikan kasih sayang kepada mereka, orang tua akan merasa diperhatikan dan disayang. Perhatian dan kasih sayang yang kita berikan tersebut akan kembali kepada diri kita sendiri. 

Dengan doa yang diucapkan oleh ibu setiap harinya untuk saya, saya merasakan berkah kesehatan, kesuksesan, kesejahteraan, kebahagiaan itu betul-betul terjadi pada saya, bahkan sangat melimpah yang tidak pernah saya duga dan rasakan sebelumnya.  

Saya kemudian menceritakan pengalaman ini kepada anak-anak saya. Tujuannya bukan agar saya mendapatkan perhatian dan kasih sayang lebih dari mereka, melainkan agar mereka mendapatkan berkah dari orang tua yang sudah melahirkan dan membesarkannya.

Saya baru menyadari bahwa tanpa perlu diberitahu sekalipun, sebenarnya anak-anak sudah dapat melihat sendiri apa yang saya lakukan terhadap ibu saya yang merupakan nenek mereka. Dengan melihat langsung menggunakan mata kepala sendiri perlakuan kasih sayang saya saat merawat orang tua yang sedang sakit, kesan dan bekasnya jauh lebih kuat tertanam dalam hati dan pikiran mereka.

Intinya adalah jika kita mengharapkan anak kita menjadi dirinya yang terbaik, kita harus menunjukkan atau mempraktikkan terlebih dahulu perlakuan apa yang kita sebagai orang tua inginkan dari mereka sebagai anak. Tindakan atau perbuatan nyata kita jauh lebih kuat dampaknya dibandingkan dengan kata-kata semata. Praktik seperti ini merupakan salah satu wujud kasih sayang kita yang sesungguhnya kepada anak. 

Semua orang tua pasti mengharapkan yang terbaik bagi anaknya dan tidak mau anaknya mengalami kesulitan dan kesusahan. Doa orang tua yang mengiringi anaknya dalam meraih apa yang diimpikan anak, akan membuat anak menjadi lebih bersemangat dan percaya diri. Hal ini akan memungkinkan anak menjadi lebih mudah dalam mengeluarkan dirinya yang terbaik, yakni mengeluarkan potensi, bakat, dan kemampuan terbaik dari dalam dirinya. Niscaya kesuksesan dan kebahagiaan dalam kehidupan akan lebih mudah diraih.

“Doa orang tua yang selalu menyertai anak, memungkinkan anak menjadi lebih mudah dalam mengeluarkan dirinya yang terbaik, yakni mengeluarkan potensi, bakat, dan kemampuan terbaik dari dalam dirinya.”

(Diambil dari Buku “MotivAction – Motivation for Action”)

Pilihan

Terpoler Minggu Ini

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

Red and white lighthouse with waves crashing against rocks under a stormy sky.
Suatu hari, teman sekelasnya mengancam dia agar tidak mengisi lembar ulangan dengan benar supaya temannya tersebut bisa mendapatkan nilai terbaik. Dia pulang ke rumah dengan menangis namun tidak berani menceritakan apa yang terjadi

Tulisan Terkait