Top 10 Penulis

Kepribadian Dan Karakter Bisa Diubah

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

Woman Pouring Cold Vodka on Clear Drinking Glass

Cerita dari seorang teman, semasa mudanya dia salah bergaul dengan teman yang tidak baik, suka minum-minuman keras, dan berperilaku tidak baik. Ini terjadi selama bertahun-tahun. Siapapun yang menasihatinya, tidak ada satupun yang didengarnya. Karakter ini sudah mendarah daging hingga terlihat kepribadiannya yang tidak baik.

Suatu hari, terjadi sesuatu yang sangat mengguncang hatinya. Ayahnya meninggal dunia. Dia kehilangan orang tua yang tadinya dia harapkan bisa hidup dari orang tuanya dan hanya tinggal berfoya-foya saja. Ketika orang tuanya meninggal, dia baru sadar bahwa kehidupannya selama ini sangat merugikan diri sendiri dan juga merugikan orang tua yang sudah sangat baik dan memperhatikannya.

Setelah ayahnya meninggal, dia tersadarkan dan karakternya berubah total. Hanya dalam waktu beberapa bulan dia bisa merubah karakternya, yang tadinya kurang baik berangsur menjadi lebih baik. Perubahan ini dia rasakan sendiri dan juga tentunya orang-orang yang dekat dengan dia turut merasakan perubahan yang sangat membahagiakan ini.

Intinya adalah karakter bisa dirubah. Namun merubah karakter tidak semudah yang kita pikirkan. Harus ada tekad yang kuat dari orang yang ingin merubah karakternya dan harus mau terus berlatih. Yang sangat menguntungkan adalah jika karakter seseorang sudah baik maka kepribadiannyapun akan mengikuti menjadi baik. 

Jika kita mempunyai karakter dan kepribadian yang baik tentu banyak orang akan menyukai kita dan kehidupan kita sendiri juga akan lebih damai dan bahagia.

***

Karakter merupakan cerminan kepribadian seseorang. Kepribadian seseorang dapat dilihat dari sikap dan perilakunya. Jika ditelusuri, lebih penting karakter daripada kepribadian karena dengan karakter yang baik akan mendukung kepribadian yang baik pula. Di berbagai sekolah pun dari dulu sudah ada pendidikan karakter secara tidak langsung, yakni dalam pelajaran budi pekerti.

Dalam pelajaran budi pekerti di sekolah, kita diajarkan moralitas yang dirangkum dalam keagamaan, tata krama, sopan santun, dan bagaimana berkepribadian yang baik.  Pendidikan karakter ini diarahkan dalam hal tanggung jawab, kejujuran, peduli sesama, saling memperhatikan, menghormati orang tua, dan lain-lain.

Setiap orang mempunyai ciri kepribadian sendiri. Kepribadian yang baik, misalnya mampu menilai diri sendiri dengan menerima kelebihan dan kekurangan yang ada di dalam diri, menilai prestasi yang ada dalam diri dan jika lebih dari yang lain tidak menjadi sombong, apalagi jika seseorang memperoleh prestasi yang tinggi atau kesuksesan hidup tidak kemudian menjadi angkuh.

Seseorang dengan kepribadian yang baik akan bisa mengontrol emosinya secara positif, berempati terhadap orang lain, bersikap bersahaja, dan lain-lain. Tentu akan banyak orang yang menyukai orang dengan kepribadian yang baik seperti ini.

Karakter seseorang bisa diubah jika yang bersangkutan memang berkehendak untuk merubah karakter dirinya menjadi lebih baik. Diperlukan tekad dan semangat yang gigih guna merealisasikan karakter yang diinginkan.

Terus tingkatkan karakter yang baik dan bentuklah kepribadian yang baik juga agar kita bisa menikmati hidup dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan bisa menikmati hidup saat ini. Dengan karakter dan kepribadian yang baik, kita akan lebih mudah untuk mengeluarkan diri kita yang terbaik, yakni mengeluarkan potensi, bakat, dan kemampuan terbaik yang masih terpendam di dalam diri kita. Niscaya kesuksesan dan kebahagiaan yang lebih luas dalam kehidupan akan menjadi milik kita.

“Dengan karakter dan kepribadian yang baik, kita akan lebih mudah untuk mengeluarkan diri kita yang terbaik, yakni mengeluarkan potensi, bakat, dan kemampuan terbaik yang masih terpendam di dalam diri kita.”

(Diambil dari Buku “MotivAction – Motivation for Action”)

Pilihan

Terpoler Minggu Ini

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

Red and white lighthouse with waves crashing against rocks under a stormy sky.
Suatu hari, teman sekelasnya mengancam dia agar tidak mengisi lembar ulangan dengan benar supaya temannya tersebut bisa mendapatkan nilai terbaik. Dia pulang ke rumah dengan menangis namun tidak berani menceritakan apa yang terjadi

Tulisan Terkait