Makhluk hidup di dunia ini memiliki ketergantungan satu sama lain, salah satu contohnya antara lebah dengan bunga. Interaksi yang terjadi disebut simbiosis mutualisme, yakni hubungan antara dua makhluk hidup yang saling menguntungkan.
Dalam hubungan ini, lebah tidak menjadi pihak yang hanya diuntungkan dengan nektar yang didapat dari bunga, tetapi bunga juga mendapat manfaat yaitu lebah membantu proses penyerbukan bunga.
Di dalam kelopak bunga yang penyerbukannya dibantu oleh lebah, terdapat nektar atau sari bunga. Sari bunga menarik lebah untuk datang ke bunga. Saat lebah meminum sari bunga, serbuk sari melekat di tubuh lebah. Serbuk sari ini kemudian akan terbawa oleh lebah ke bunga lain dan jatuh ke putik bunga lain tersebut. Dengan demikian, lebah membantu penyerbukan pada bunga-bunga itu. Dengan cara itulah penyerbukan bisa terjadi pada tanaman meskipun jaraknya berjauhan.
Ini menjadikan adanya hubungan saling menguntungkan, dimana lebah mendapat makanan dari sari bunga, sementara bunga terbantu penyerbukannya. Lebah memiliki lidah yang panjang khusus untuk menghisap sari bunga. Proses saling menguntungkan yang terjadi inilah yang disebut simbolis mutualisme. Kedua pihak mendapatkan keuntungan dalam hubungan tersebut.
**************
Cerita sebelumnya mengungkapkan bahwa dalam kehidupan ini kita pasti membutuhkan dukungan dan bantuan orang lain. Dalam kehidupan kita pun sejak lahir kita sudah dibantu dan ditolong oleh orang tua kita sendiri maupun oleh orang-orang lainnya. Ketika kita masih bayi, tidak berdaya dan kita hanya bisa menangis, pasti kita masih bisa tetap hidup karena dukungan dan bantuan banyak orang. Orang tua kitalah yang paling berjasa atas diri kita. Orang tua kita membantu dan mendukung hingga kita menjadi dewasa dan bisa menjadi seperti sekarang. Orang tua tidak mengharapkan balas budi dan dengan tulus mereka merawat dan membesarkan kita. Dalam berkeluarga sudah sewajarnya kita saling mendukung dalam menjalani kehidupan ini.
Bagaimana dalam hidup bermasyakarat? Tentu saja dalam kehidupan bermasyarakat kita juga harus saling mendukung dan membantu. Sewaktu kita melakukan hal untuk mendukung dan membantu orang lain supaya bisa maju dan menjadi lebih baik, ternyata secara tidak sadar kita juga membantu diri kita sendiri. Tentunya kita juga akan mendapat manfaat dari pengalaman mendukung dan membantu orang lain tersebut.
Dukungan dan bantuan yang kita berikan kepada orang lain akan sangat positif karena bisa menjadi pemicu pula bagi diri kita untuk mengeluarkan diri kita yang terbaik, mengeluarkan potensi, bakat, dan kemampuan yang terbaik dari dalam diri kita. Kewajiban dan hak kita untuk menjadi versi diri yang terbaik dalam kehidupan ini.
Banyak sekali hal positif dan pengetahuan yang didapat secara tidak langsung dengan kita mendukung dan membantu tidak hanya orang-orang terdekat kita, tetapi juga orang-orang lain dalam masyarakat. Oleh karenanya, janganlah menjadi orang egois yang hanya mementingkan diri sendiri setiap waktu di atas kepentingan orang lain. Di saat kita mau menyelaraskan kepentingan diri internal dengan eksternal, kesuksesan dan kebahagiaan akan lebih mungkin kita raih dalam kehidupan ini.
“Janganlah menjadi orang egois yang hanya mementingkan dirinya sendiri setiap waktu di atas kepentingan orang lain. Di saat kita mau menyelaraskan kepentingan diri internal dengan eksternal, kesuksesan dan kebahagiaan akan lebih mungkin kita raih dalam kehidupan ini.”
(Diambil dari Buku “MotivAction – Motivation for Action”)

















