Top 10 Penulis

Mengkritik Tanpa Merasa Dikritik

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

sunset, family, silhouette
Photo by rauschenberger

“Criticism is dangerous, because it wounds a person’s precious pride, hurt his sense of importance and arouse resentment.”

” Kritik adalah berbahaya, karena melukai harga diri yang berharga dari seseorang, melukai perasaan penting, dan membangkitkan kebencian.”

~ Dale Carnegie ~

Sepanjang kehidupan, kita akan berhubungan dan berinteraksi dengan banyak orang. Manusia adalah makhluk sosial sehingga tidak ada orang yang bisa hidup secara normal dengan cara memisahkan dirinya sama sekali dari orang lain. Oleh karenanya, kemampuan membina hubungan yang baik dan konstruktif dengan orang lain sangatlah penting. Kemampuan ini menentukan kesuksesan dan kebahagiaan yang akan diraih.

Salah satu kemampuan dalam berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain adalah menyampaikan kritik. Semua orang bisa menyampaikan kritik secara berterang. Namun menyampaikan kritik sehingga orang yang dikritik tidak merasa dikritik dan bahkan melakukan seperti yang diinginkan oleh pengkritik, merupakan kemampuan yang tidak banyak dimiliki orang.

Kisah-kisah berikut memiliki kesamaan dalam memberikan contoh bagaimana menyampaikan kritik secara tidak langsung sehingga penerima kritik sama sekali tidak merasa dikritik. Hasil yang diperoleh pun menjadi jauh lebih efektif dibandingkan jika kritik disampaikan secara langsung atau berterang.

***************************************************

Charles M. Schwab (1862-1939) merupakan orang terkenal di zamannya. Dia pernah bekerja dengan seseorang yang juga sangat terkenal di zaman tersebut, yakni Andrew Carnegie (1835-1919). Keduanya merupakan sosok yang sangat berpengaruh dalam sejarah industri baja Amerika.

Di suatu siang, Charles M. Schwab pergi mengunjungi salah satu pabrik baja. Dia memergoki beberapa karyawan yang sedang merokok, padahal persis di atas kepala mereka terletak tanda peringatan “Dilarang Merokok”. Tentu saja Schwab dengan gampang bisa menunjuk tanda tersebut dan berkata dengan keras kepada mereka, “Apakah kalian buta sehingga tidak bisa membaca tanda larangan di atas kepala kalian?”. Schwab sangat berhak marah bahkan langsung memecat mereka semua karena dia adalah bos besar mereka.

Namun Schwab sama sekali tidak melakukan hal itu. Yang dia lakukan sangatlah luar biasa dan tidak akan ada yang menduga apalagi oleh para karyawan yang sudah ketakutan karena tertangkap basah melanggar peraturan perusahaan tersebut. Schwab menghampiri mereka, lalu menyerahkan satu cerutu untuk masing-masing orang. Schwab kemudian berkata, “Saya akan menghargai kalau selanjutnya kalian merokok di luar.” Mereka memahami bahwa Schwab sangat tahu mereka telah melanggar peraturan. Mereka sangat mengaguminya karena dia tidak mengatakan apapun tentang pelanggaran itu. Malahan Schwab memberi mereka hadiah kecil yang membuat mereka merasa penting.

Di waktu berikutnya, tidak hanya para perokok itu yang tidak pernah melanggar larangan merokok lagi, melainkan mereka malah ikut menjaga agar tidak ada karyawan lain yang melanggarnya seperti yang dulu pernah mereka lakukan.

***************************************************

Seorang wanita paruh baya meminta para pekerja konstruksi untuk melakukan renovasi rumahnya. Setelah berjalan beberapa hari, wanita itu merasa sangat tidak puas atas cara para pekerja itu membersihkan dan merapikan sisa-sisa pekerjaan mereka di akhir hari. Alasan yang mungkin akan mereka kemukakan jika ditegur adalah karena pekerjaannya belum tuntas sehingga belum bisa merapikan semuanya.

Wanita ini menyadari bahwa jika dia langsung menyampaikan kritiknya dan meminta para pekerja melakukan yang dia inginkan, sangat mungkin mereka tidak akan mau menurutinya. Malah bisa terjadi para pekerja itu merasa sakit hati dan lalu tidak melakukan pekerjaan yang tersisa secara maksimal. Selama beberapa hari ini, si wanita memperhatikan bahwa hasil kerja dari para pekerja itu sebenarnya sangat rapi dan memuaskan. Oleh karenanya, dia tidak ingin merusak konsentrasi mereka dalam bekerja.

Wanita itu lalu menjelaskan kepada anak-anaknya apa yang dia pikirkan dan rencanakan. Dengan dukungan dan kerja sama dari anak-anaknya, ketika para pekerja itu pulang, mereka mengumpulkan semua sampah dan dengan rapi menumpuk semua bahan bangunan yang tersisa ke salah satu pojok di halaman depan rumah.

Esok paginya dia memanggil para pekerja dan berkata, “Saya sungguh senang dengan cara bagaimana halaman depan kalian tinggalkan seusai bekerja kemarin. Kelihatan bersih dan rapi. Sungguh satu pekerjaan yang membuat kami dan para tetangga kagum.” Sejak hari itu dan selanjutnya, sebelum pulang, para pekerja melakukan persis seperti yang telah dipujikan kepada mereka, yaitu mengumpulkan semua sampah dan dengan rapi menumpuk semua bahan bangunan yang tersisa ke salah satu pojok di halaman depan rumah.

***************************************************

Manusia umumnya tidak suka dikritik karena kritik dianggap menyerang kebanggaan diri. Kritik dianggap menunjukkan kesalahan. Oleh karena itu, penyampaian kritik secara berterang umumnya akan menimbulkan lebih banyak dampak negatif dibanding positifnya. Namun jika kritik memang harus dilakukan, jangan ragu untuk melakukannya.

Untuk mencapai hasil maksimal, cobalah menyampaikan kritik sedemikian rupa sehingga kritik tersebut tidak dirasa sebagai kritik oleh penerimanya. Untuk mampu melakukannya, diperlukan pengetahuan yang baik akan kondisi psikologis manusia. Kemampuan menyampaikan kritik dengan baik tersebut juga harus dilatih sehingga bisa dilakukan secara spontan dan alami.

“Mengkritik secara langsung adalah yang paling mudah. Mengkritik secara tidak langsung adalah yang lebih sulit. Mengkritik tanpa membuat yang dikritik terluka adalah yang lebih sulit lagi. Mengkritik tanpa membuat yang dikritik menjadi terluka bahkan melakukan sesuai dengan keinginan pengkritik adalah yang paling sulit.”

(Diambil dari Buku “Parenting Tips”)

Pilihan

Terpoler Minggu Ini

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

Raja berpikir sejenak tanpa merasa perlu berkonsultasi dengan para penasihat dan tukang ramal kerajaan. Bukannya menghukum anak remaja itu, tetapi...
Crop faceless young black male in casual outfit standing on city street and showing thumb up gesture
Efisiensi adalah melakukan sesuatu dengan benar; efektivitas adalah melakukan sesuatu yang benar. Peter Drucker

Tulisan Terkait