Hal yang terpenting dalam mewujudkan keinginan dan harapan adalah kita tahu kemampuan kita dalam meraihnya dan kita harus berusaha mencari jalan dan mengupayakannya agar mendapatkan hasil terbaik.
Suatu ketika ada seseorang yang bekerja di sebuah bank dengan jabatan yang lumayan. Kita sebut saja dengan “Z”. Karena prestasi kerjanya bagus, Z dipromosikan ke posisi yang lebih tinggi. Namun keadaan berkata lain. Sebelum dia sempat dipromosikan, bank tempatnya bekerja dilikuidasi alias ditutup. Otomatis dia harus berhenti bekerja di bank tersebut.
Karena keinginan dan harapannya untuk bisa lebih baik dalam kehidupan, setelah berhenti bekerja dia berniat membuka sebuah bank baru. Kendalanya adalah syarat dan ketentuan membuka bank tidaklah gampang. Dibutuhkan dana yang besar dan juga tidak serta merta bisa dilaksanakan dengan cepat. Melihat kondisi dan keadaan yang tidak mudah maka Z dengan bijaksana memahami, lalu mengambil langkah untuk menurunkan keinginan dan harapan awal yang dia miliki.
Dengan menurunkan keingian dan harapan, bukanlah berarti berhenti dan tidak berbuat apa-apa sama sekali. Z lalu berpikir apa yang lebih baik yang dapat dilakukan agar bisa menjadikan kehidupannya lebih baik.
Akhirnya Z mendapat ide untuk memulai sebuah perusahaan yang kemungkinan membutuhkan modal dan kompleksitas pengelolaannya tidak sebesar dan sesulit bank. Dengan berjalannya waktu, karena kerja keras, semangat, dan keuletan Z, perusahaan Z bisa berkembang dengan pesat, mempekerjakan cukup banyak karyawan sehingga Z melalui perusahaannya bisa berguna bagi banyak orang.
********
Cerita tersebut berkaitan dengan “Turunkan keinginan dan harapan” di mana ada saatnya kita harus menurunkan keinginan dan harapan yang kita miliki. Ketika kita sadar bahwa apa yang kita inginkan dan harapkan belum bisa kita raih, ada baiknya kita memulai yang sesuai dengan kemampuan kita.
Jangan merasa rugi atau malu ditertawakan orang lain jika kita menurunkan keinginan dan harapan. Orang lain hanya melihat dari sisi luar diri kita. Yang akan menjalani langsung adalah diri kita sendiri. Jadi berfokuslah ke dalam diri kita, apa yang mampu kita kerjakan dan lakukan. Lalu lakukanlah yang bisa kita lakukan tersebut dengan perasaan senang dan gembira.
Dengan mau dan mampu menurunkan keinginan dan harapan sehingga menjadi lebih tepat atau sesuai, kita tidak akan terbebani dengan apa yang akan kita jalani. Tentunya jika kita melakukan sesuatu dengan senang hati maka hasil yang akan kita dapat akan jauh lebih baik. Tetaplah berupaya mengeluarkan diri kita yang terbaik dengan berupaya keras mengeluarkan potensi, bakat, dan kemampuan terbaik dari dalam diri kita meskipun kadang kala harus menurunkan atau menyesuaikan keinginan dan harapan awal kita. Niscaya kesuksesan dan kebahagiaan yang lebih luas dalam kehidupan akan menjadi milik kita.
“Dengan mau dan mampu menurunkan keinginan dan harapan sehingga menjadi lebih tepat atau sesuai, kita tidak akan terbebani dengan apa yang akan kita jalani. Tentunya jika kita melakukan sesuatu dengan senang hati maka hasil yang akan kita dapat akan jauh lebih baik.”
(Diambil dari Buku “MotivAction – Motivation for Action”)
Cara Untuk Tidak Terbebani Dengan Apa Yang Kita Jalani

















