Top 10 Penulis

Motivasi dan Gravitasi

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

gray spacecraft taking off during daytime
Photo by SpaceX

“Motivation is what gets you started. Habit is what keeps you going.”

“Motivasi adalah apa yang membuat Anda memulai. Kebiasaan adalah apa yang membuat Anda terus melakukan.”

~ Jim Ryun ~

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “motivasi” diartikan sebagai dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Arti lainnya dari “motivasi” menurut KBBI adalah usaha yang dapat menyebabkan seseorang atau kelompok orang tertentu tergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendakinya atau mendapat kepuasan dengan perbuatannya. Adapun menurut KBBI, ada tiga pengertian dari “gravitasi”, yakni kekuatan atau gaya tarik bumi, proses gaya tarik bumi, dan gaya berat suatu benda.

Banyak orang merasa kesulitan membayangkan cara kerja motivasi dan ke arah mana pergerakannya. Penjelasan berikut, menggunakan konsep motivasi dan gravitasi, mencoba memberikan penjelasan yang lebih mudah untuk dipahami.

Motivasi dan gravitasi pada dasarnya adalah gerakan atau tindakan. Orang yang termotivasi akan bergerak, melakukan, mengerjakan, dan merealisasikan. Orang yang tidak termotivasi akan mengalami gaya gravitasi, yaitu gaya yang menarik dirinya ke bawah, menjadi pasif atau berdiam diri.

Berpikir negatif jauh lebih mudah daripada berpikir positif. Pemikiran positif menghasilkan motivasi sedangkan pemikiran negatif menghasilkan gravitasi. Motivasi mengangkat kita sedangkan gravitasi menjatuhkan kita. Di saat kita termotivasi, di saat itu pula kita sebenarnya melawan gravitasi. Sampai pada suatu saat, motivasi sedemikian besarnya sehingga gravitasi menjadi sedemikian kecilnya atau bahkan hilang sama sekali.

Kisah tentang roket yang dilepaskan menuju angkasa luar dapat menjadi pengingat bahwa motivasi haruslah terus ditumbuhkan guna melawan gravitasi, sampai akhirnya gravitasi tersebut bisa dikalahkan atau paling tidak dikurangi.

*********

Ketika sebuah roket ditembakkan ke bulan, dibutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk meluncurkannya pada lima puluh ribu kaki pertama karena besarnya gravitasi yang menarik roket tersebut ke bawah atau ke pusat bumi. Akan tetapi begitu jarak kritis tersebut terlampaui, bahan bakar yang dibutuhkan selanjutnya menuju bulan menurun jauh. Bahan bakar tersebut hanya digunakan untuk terus mendorong roket menuju ke tujuan dan tidak untuk melawan gravitasi yang sudah tidak ada lagi.

Hal ini mengandung pengertian bahwa untuk di awal memang tidak mudah menjadi termotivasi karena adanya gravitasi yang arahnya berlawanan. Tetapi begitu seseorang sudah termotivasi dan bergerak maka selanjutnya akan jauh lebih mudah bagi dirinya untuk terus termotivasi karena gravitasi sudah semakin mengecil.

Awalnya kita mulai termotivasi, sangat sulit untuk naik dan keluar dari kerumunan orang-orang negatif di bawah. Tetapi begitu kita sudah mulai melayang dan merasa nyaman dengan kondisi termotivasi tersebut, maka hukum fisika tentang kelembaman atau inersia akan mulai kita tinggalkan. Perjalanan kita melayang ke atas akan terasa jauh lebih mudah.

*********

Dibutuhkan rasionalitas, pengertian, kekuatan kemauan, fokus, dan upaya tidak ringan untuk menjauhkan diri dari orang-orang yang sudah berpuas diri atau sudah berada di zona nyaman. Sungguh tidak mudah untuk keluar dari kerumunan dan kebiasaan negatif dari kelompok yang melingkupi kita. Tetapi begitu kita berhasil menjauhkan diri dari mereka, kita akan mampu menambah kecepatan kita untuk meninggalkan dan tidak tergantung kepada mereka.

Tidak sedikit orang yang mencoba menjadi berbeda, dalam pengertian yang baik atau positif, dari orang-orang dalam kelompok yang melingkupinya, namun upaya mereka mengalami kegagalan. Jika mereka tidak memiliki motivasi yang kuat, kegagalan itu bisa membuat mereka kembali ke kondisi semula dan tidak akan berani mencoba kembali.

Kita harus terus mempertahankan motivasi dan upaya kita. Begitu kita sudah mendapatkan momentumnya dan memecah kelembaman diri, kita akan melesat semakin cepat dalam menggapai kesuksesan dan kebahagiaan dalam kehidupan.

Ingatlah bahwa motivasi pada dasarnya adalah gerakan atau tindakan. Kalimat bijaksana mengatakan, “Logika saja tidak dapat merubah hasil. Tindakanlah yang akan merubah hasil.” Tindakan pertama akan mempermudah tindakan-tindakan selanjutnya. Hasil yang nyata akan lebih mudah diraih jika kita termotivasi, lalu mulai bertindak, dan mempertahankan konsistensi dalam tindakan.

Tetaplah termotivasi untuk mengeluarkan diri kita yang terbaik. Untuk termotivasi, teruslah bergerak atau bertindak guna mengeluarkan potensi, bakat, dan kemampuan terbaik dari dalam diri kita. Niscaya kesuksesan dan kebahagiaan yang lebih luas dalam kehidupan akan menjadi milik kita.

“Motivasi adalah gerakan atau tindakan. Dengan mulai bertindak, orang akan lebih termotivasi sehingga bisa bertindak lebih banyak lagi. Hasil yang lebih banyak pun akan lebih mungkin diperoleh.”

(Diambil dari Buku “MotivAction – Motivation for Action”)

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

a close-up of a hand
Pernahkah Anda kenal dengan orang yang hanya mementingkan diri sendiri dan hidupnya benar-benar bahagia?
woman in white shirt wearing eyeglasses
Dia terlihat bingung untuk menyeberangi sungai di depannya yang airnya cukup tinggi dan deras.

Tulisan Terkait