Top 10 Penulis

Narasi Kocak, Karya Monyet Kurang Kerjaan

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

Narasi Kocak, Karya Monyet Kurang Kerjaan

Batin kita seperti seekor monyet. Tidak bisa diam. Selalu mendramatisir. Selalu mencari-cari masalah. Heboh… Tidak bisa diam.

Ego itu berat. Atas nama baik, ia harus dipikul. Menuju ke puncak kemahsyuran, menelusuri jalan menapak untuk mencari kedamaian. Sesampainya di puncak, si Ego bertemu seekor monyet.

Ia berkata, “Kedamaian sudah lama tidak di sini. Engkau baru saja menginjak-injaknya dalam setiap langkah kaki hidupmu.”

Hidup susah, cukup banyak memberikan masalah. Mengapa menambah lagi dengan bermuram durja. Senyum dong! Meskipun mereka mengatai kamu monyet. Karena itulah kenyataan Lihatlah, monyet ada di mana-mana. Di kepalamu dan mereka yang menertawaimu, termasuk juga di dalam diriku…

**

November 2022
Ilustrasi oleh Chuang Bali, narasi oleh Acek Rudy

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

Man Wearing Orange and White Long-sleeved Shirt
Pada sebuah kehidupan di masa lampau, tersebutlah seorang pemuda bernama Maggha. 
woman standing near body of water
Bro, penyesalan itu derita. Menyesali yang sudah berlalu itu kebodohan ganda, bagai menghujami diri dengan dua pukulan sekaligus. Ibunda Bro tampak sedih dan menyesakkan hati, tidakkah terpikir bahwa bisa jadi itu tanda-tanda beliau sedih melihat Bro yang masih terus memikul penyesalan ke mana-mana?

Tulisan Terkait