Top 10 Penulis

One Buddha is Not Enough

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

brown ceramic figurine beside green plant
Photo by Niranjan _ Photographs

Seorang teman kehilangan tas berisi barang berharga di bandara Soekarno Hatta.  Untungnya, tas tersebut dapat kembali. Seorang penumpang di penerbangan yang sama menemukan dan mengembalikannya. Dia tidak berharap dan meminta apa-apa, tulus membantu. Malangnya, seseorang yang kehilangan iPhone malah diminta password oleh yang menemukan.

Setiap hari, kebaikan dan bukan-kebaikan terjadi di mana-mana. Di jalanan, ada pengendara yang berhenti di belakang garis berhenti dan menunggu lampu hijau menyala, namun ada juga yang tidak sabar dan menerobos hingga hampir menabrak kendaran lain. Ada pekerja menggunakan waktunya di kantor menonton highlight sepak bola tim kesayangannya, reels di IG atau video di YouTube, berselancar internet yang tidak berhubungan dengan tugasnya, dan lain sebagainya. Dia abai terhadap peran dan tugas yang harus dia selesaikan.  Yang tidak melakukan itu semua juga ada. Mereka bekerja dengan efektif, efisien, dan bertanggungjawab. Walaupun perselingkuhan terjadi, pria dan wanita setia juga masih banyak. Putih dan hitam adalah warna yang menghias dunia.

Menjadi putih atau hitam adalah pilihan bergantung kepada cara pandang yang berasal dari didikan dan pengalaman. Semakin banyak seseorang mendapatkan pelajaran tentang nilai-nilai kebaikan dan merasakan kasih sayang serta perhatian orang lain, dia akan mengerti bahwa menjadi putih menghadirkan suka cita, kebahagiaan, dan kegembiraan bagi dunia. Sebaliknya, hitam menjadi pilihan sebab dia jarang merasakan cinta, kepedulian, dan kehangatan hati. Oleh sebab itu, dunia membutuhkan lebih kasih agar semakin banyak orang yang memilih menjadi putih.  

Buddha hadir untuk membawa kebaikan, kesejahteraan, dan kebahagiaan bagi dunia. Orang Buddha dikenal murah hati, baik, peduli, dan lain sebagainya. Ini adalah hasil dari praktik Dharma. Buddha adalah teladan. Seorang Buddhis ingin menjadi seperti Buddha, yaitu menjadi terang bagi dunia. Satu Buddha tidak cukup agar dunia diselimuti kasih sayang dan kedamaian. Kita butuh banyak Buddha agar kehangatan hati menyentuh semakin banyak orang di dunia.

Menjadi Buddha tidak sulit, bergantung kepada niat. Menolong satu orang sama dengan menolong satu dunia karena semakin banyak hati yang tersentuh kehangatan hati, semakin banyak kasih akan menyelimuti. Tidak perlu melakukan hal besar. Mulai saja dari yang kecil. Mulai dari memilih putih saat berhenti di lampu merah, datang tepat waktu, menepati janji, mengembalikan barang yang dipinjam, dan berbagai macam kebajikan kecil lain yang secara tidak langsung akan menghadirkan suka cita dan kehangatan bagi orang lain.  

****

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

brown statue
Perilaku sombong merugikan karena umat tidak suka pandita yang sombong, dan tidak menghormati mereka. Kesombongan membangun tembok yang memisahkan pandita dengan umat sedangkan kerendahan hati adalah jembatan yang menghubungkan pandita dengan umat.

Tulisan Terkait