“Our greatest duty to our children is to love them first. Secondly, it is to teach them. Not to frighten, force, or intimidate our children into submission, but to effectively teach them so that they have the knowledge and tools to govern themselves.”
“Tugas terbesar orang tua kepada anak-anaknya adalah mencintai mereka terlebih dahulu. Kedua, untuk mengajari mereka. Bukan untuk menakut-nakuti, memaksa, atau mengintimidasi anak-anak supaya tunduk, tetapi untuk mengajar mereka secara efektif sehingga mereka memiliki pengetahuan dan alat yang memadai dalam mengatur diri mereka sendiri.”
~ Richelle E. Goodrich ~
Orang bijaksana mengatakan, “Bekerja adalah bapak keberhasilan”. Banyak orang harus aktif bekerja untuk mendapatkan penghasilan bagi diri dan keluarganya. Ada yang cukup hanya dengan salah satu saja yang bekerja. Tidak sedikit yang harus kedua pasangan orang tua yang bekerja. Secara teoritis jika keduanya bekerja, waktu keduanya untuk berinteraksi langsung dengan anak menjadi lebih sedikit dibanding hanya salah satu yang bekerja. Tidak hanya waktu, demikian juga tenaga. Kelelahan fisik dan mental di tempat kerja, menyisakan hanya sedikit tenaga setibanya di rumah.
Orang tua yang bekerja menjadi enggan terlibat dalam aktivitas dengan anak di rumah. Atau mereka hanya mau bersama-sama dengan anak saat anak sedang berperilaku manis dan tidak rewel. Tidak jarang orang tua yang bekerja menjadi tidak sabaran dan mudah emosi menghadapi kerewelan anak. Banyak orang tua yang bekerja, menyerahkan anak kepada pengasuh atau orang lainnya yang ada di rumah, semisal kakek dan nenek.
Supaya tidak rewel dan mengganggu, seringkali anak dibiarkan bebas menggunakan gadget atau menonton televisi tanpa pengawasan dan batasan. Atau anak dimanjakan sedemikian rupa dengan dipenuhi apapun yang diinginkannya supaya tidak “merecoki” orang tua. Bukannya tidak sadar akan akibat buruknya, sebagian orang tua melakukan “tutup mata” daripada kerepotan atau anak mengganggu aktivitas yang sedang orang tua lakukan.
Orang tua seharusnya memiliki pemahaman yang benar betapa pentingnya peran mereka dalam menumbuhkembangkan anak. Peran tersebut tidak bisa digantikan oleh orang lain. Namun bisa dibantu oleh orang lain. Jangan sampai terbalik di mana orang tua membantu orang lain dalam menumbuhkembangkan anaknya. Apalagi kalau sampai orang tua minim atau bahkan sama sekali tidak terlibat dalam menumbuhkembangkan anaknya sendiri.
Keterbatasan yang muncul karena orang tua bekerja harus disiasati dan dikomunikasikan dengan baik oleh orang tua kepada orang-orang yang membantu mereka dalam menumbuhkembangkan anaknya. Bila usia anak sudah memungkinkan dan kedewasaannya sudah memadai, orang tua perlu menjelaskan kepada anak keterbatasan dari orang tuanya yang bekerja. Tentu saja perlu ada semacam “kompensasi” yang dijanjikan (dan harus semaksimalnya dipenuhi) oleh orang tua ke anak untuk menggunakan yang tersisa (waktu, tenaga, pikiran, dan lain-lain) secara berkualitas dengan anak.
Keberhasilan dalam hal-hal tersebut sehingga kedua orang tua bisa tetap bekerja dan anak bisa tetap bertumbuh kembang dengan baik, memerlukan pengertian dan dukungan yang baik dari semua pihak yang terlibat. Juga mensyaratkan pengorbanan yang tidak kecil dari semuanya. Sulit, namun tetap mungkin dilakukan, bahkan tetap dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Ingatlah wahai orang tua, kedua orang tua boleh saja bekerja. Namun harus disadari hal ini akan menimbulkan keterbatasan dibanding hanya salah satu saja yang bekerja. Tantangan dan pengorbanan dalam menumbuhkembangkan anak akan menjadi lebih besar karenanya. Pengertian dan komunikasi sangatlah diperlukan supaya segala sesuatunya dalam upaya menumbuhkembangkan anak tetap dapat berjalan dengan baik bagi orang tua yang bekerja.
“Peran orang tua dalam menumbuhkembangkan anak tidak bisa digantikan oleh orang lain, namun bisa dibantu oleh orang lain. Orang tua bisa bekerja dan anak tetap bisa bertumbuh kembang dengan baik jikalau ada pengertian dan dukungan dari semua pihak yang terlibat.”
(Diambil dari Buku “Parenting Tips”)

















