Top 10 Penulis

Parenting Tip: Masuklah ke Dunia Mereka, Lalu Bawalah Mereka ke Dunia yang Diinginkan

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

kid, girl, playing
Photo by Jupilu

“The moment you realize that you aren’t creating a cut-and-paste version of yourself, but rather nurturing a stunningly unique individual with thoughts and feelings and hopes and fears and opinions and preferences and plans and interests of their own is the moment parenting becomes an adventure instead of a challenge. It’s a simple shift in perspective that creates a world of difference.”

“Saat Anda menyadari bahwa Anda tidak sedang membuat versi potong-dan-tempel dari diri Anda sendiri, melainkan mengasuh anak yang sangat unik dengan pikiran dan perasaan serta harapan dan ketakutan serta opini dan preferensi serta rencana dan minat mereka sendiri adalah saat pengasuhan anak menjadi petualangan, bukan tantangan. Perubahan sederhana dalam perspektif seperti inilah yang akan menciptakan dunia yang berbeda.”

~ L.R. Knost ~

Prinsip utama dalam membangun relasi yang baik dan benar dengan anak adalah “Masuklah ke dunia mereka, lalu bawalah mereka ke dunia yang diinginkan”. Jika prinsip tersebut mampu dijalankan oleh orang tua kepada anaknya, dampaknya akan sangat besar dan bertahan dalam jangka waktu yang lama dalam diri anak. 

Anak bisa dibawa secara “suka rela” atau “paksa rela” ke “dunia yang diinginkan”. “Suka rela” artinya anak dengan keinginannya sendiri masuk ke dunia yang diinginkan oleh orang tua. “Paksa rela” artinya meskipun anak mengikuti namun anak merasa dipaksa masuk ke dunia yang diinginkan oleh orang tua. Keduanya memang bisa membuat anak masuk ke “dunia yang diinginkan” oleh orang tua. Tetapi tentu saja emosi yang diakibatkan oleh keduanya akan berbeda dalam diri anak.

Emosi yang timbul jika anak dibawa secara suka rela ke “dunia yang diinginkan oleh orang tua” adalah positif. Adapun, emosi yang timbul jika anak dibawa secara “paksa rela” ke “dunia yang diinginkan oleh orang tua” adalah negatif. Tentu saja yang diinginkan oleh kebanyakan orang tua adalah anak mau mengikuti apa yang dinasihatkan atau dimintakan oleh orang tuanya secara suka rela alias atas keinginannya sendiri.

Kalimat “Masuklah ke dunia anak, lalu bawalah anak ke dunia yang orang tua inginkan” mengandung pengertian bahwa buatlah anak senang terlebih dahulu, lebih menerima orang tua, dan kemudian baru orang tua menyampaikan apa yang diinginkannya kepada anak. Kendalanya adalah seringkali orang tua merasa memiliki otoritas atau kekuasaan atas diri anak, atau karena orang tua tidak sabaran sehingga langsung meminta anak untuk melakukan ini dan itu atau berperilaku begini dan begitu. Dibutuhkan pengertian dan kesabaran orang tua supaya keinginannya atas diri anak dapat tercapai dengan mulus dan sedikit hambatan. Tanpa pengertian dan kesabaran, selain keinginan orang tua bisa tidak tercapai, juga relasi orang tua dengan anak akan memburuk.

Salah satu cara untuk bisa masuk ke dunia anak adalah dengan membuat anak senang terlebih dahulu. Caranya adalah dengan orang tua menunjukkan perhatian dan ketertarikan terhadap dunia anak. Orang tua melibatkan diri dulu dengan kesenangan anak. Alhasil, anak akan menjadi lebih senang, percaya, dan menerima orang tuanya. Dalam kondisi seperti ini, anak akan lebih mudah menerima apa yang kemudian dinasihatkan atau diminta oleh orang tuanya untuk dilakukan.

Oleh karenanya, harus dihindari kebiasaan banyak orang tua yang karena merasa memiliki otoritas atas anak-anaknya, lalu seringkali secara satu arah terus mengatakan atau memaksakan segala sesuatu yang diinginkannya agar anak lakukan. Terkecuali anak memiliki kepercayaan dan keyakinan sangat besar kepada orang tuanya, sebaiknya orang tua menghindari pendekatan satu arah berdasarkan otoritas diri sebagai orang tua seperti itu.

Ingatlah wahai orang tua, jika anak merasa tidak dimengerti oleh orang tuanya maka anak akan mencari orang lain yang mau mengerti dan memahami dirinya. Orang tua harus menunjukkan dirinya mau mengerti anak terlebih dahulu dengan masuk ke dunia anak, sebelum mengajak anak masuk ke dunia yang orang tua inginkan.

“Prinsip pertama yang harus diterapkan oleh orang tua dalam membangun relasi yang baik dan benar dengan anak adalah ‘Masuklah ke dunia anak’. Artinya orang tua harus mengupayakan anak merasa senang dan nyaman terlebih dahulu. Prinsip kedua adalah ‘Bawalah anak ke dunia yang orang tua inginkan’. Artinya orang tua harus tahu apa yang terbaik bagi anak, lalu menyampaikannya dengan baik saat anak senang.”

(Diambil dari Buku “Parenting Tips”)

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

red apple fruit on four pyle books
Untuk mengerti dengan tepat gambaran besarnya, setiap orang seharusnya takut menjadi tertutupi secara mental dan terobsesi dengan satu bagian kecil saja dari kebenaran. Xun Zi
woman, field, happiness, thank you, terima kasih
Suatu ketika ada seorang pemuda yang merasa hidupnya sangat sulit. Seperti lazimnya manusia, dia ingin mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupannya.

Tulisan Terkait