Top 10 Penulis

Parenting Tip: Contoh Mengajarkan Keberanian Kepada Anak

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

hands, soil, plant
Photo by shameersrk

“No man should bring children into the world who is unwilling to persevere to the end in their nature and education.”

“Tiada seorang pun yang boleh membawa anak-anak ke dunia yang mana mereka tidak mau bertekun sampai akhir dalam keberadaan dan pendidikan mereka.”

~ Plato ~

Sebuah kalimat bijaksana yang sudah saya lengkapi berbunyi, “Ajari dan contohkan anak dengan keberanian dan kekuatan, bukan dengan kesempurnaan.” Keberanian dan kekuatan dalam menjalani kompleksitas kehidupan dan menghadapi berbagai pernak-perniknya, memerlukan tidak hanya pengetahuan teori tetapi juga praktik bertahap yang dilatih sejak anak masih kecil. Kekuatan yang dimaksud lebih mengacu kepada kekuatan mental dibanding fisik.

Keberanian yang harus diajarkan orang tua kepada anaknya adalah keberanian yang terukur atau keberanian dengan perhitungan, bukan keberanian yang ceroboh atau keberanian yang hanya untuk bergaya atau tampilan saja. Yang harus diajarkan orang tua kepada anaknya juga keberanian untuk melakukan hal yang baik dan positif. Bukan karena pengaruh lingkungan yang buruk, lalu anak memang memiliki keberanian tetapi untuk melakukan hal yang tidak baik dan negatif, bahkan ada yang sampai berani melakukan kejahatan.

Suatu ketika, kami se keluarga berlibur ke Hong Kong Disney Land (HKDL). Secara tidak sengaja, kami menemukan momen yang tepat untuk membangun dan meningkatkan keberanian terukur kepada ketiga anak kami, khususnya anak kedua (perempuan). Memang dibutuhkan kejelian dan kepekaan untuk dapat menggunakan momen keseharian sehingga anak bisa mendapatkan pelajaran berharga.

Salah satu wahana favorit di banyak area permainan, termasuk di HKDL adalah roller coaster. Meskipun umumnya wahana jenis ini bisa membuat jantung serasa copot tapi banyak orang yang ingin mencoba tantangannya, meski cukup sekali saja. Di HKDL terdapat beberapa jenis roller coaster dengan perbedaan dalam tingkat keseraman atau kengeriannya. Selain itu juga terdapat wahana pertunjukan 4D (four dimensions) dan beberapa wahana lainnya yang mampu memacu adrenalin dan membuat jantung berdetak sangat kuat.

Sebagai orang tua, seperti kebanyakan orang tua lainnya, kami menguatirkan ketiga anak kami terutama yang perempuan untuk menaiki berbagai wahana yang menyeramkan tersebut. Namun demi membangun dan meningkatkan keberanian mereka, kamipun mengizinkan mereka menaikinya. Tentu saja kami kami percaya akan keamanan berbagai wahana tersebut karena sejauh itu belum pernah mendengar adanya hal buruk yang terjadi pada pengunjung. Tentu saja kami menyampaikan berbagai nasihat dan tips yang kami ketahui sebagai bekal mereka untuk bisa menaikinya dengan aman.

Anak-anak kami, khususnya yang perempuan, awalnya diliputi sedikit ketakutan, ketegangan, dan keraguan, yang bercampur dengan keinginan dan kegembiraan kuat untuk mencoba berbagai wahana menyeramkan tersebut. Ternyata mereka bisa melaluinya dengan aman, penuh kesenangan, dan tambahan keberanian, yang akan membantu mereka menghadapi dan menjalani kehidupan ini. Yang mengagetkan, mereka semuanya ternyata ingin mengulang berbagai pengalaman berkesan sewaktu menaiki wahana, yang ternyata tidak seseram seperti yang dibayangkan sebelumnya.

Ingatlah wahai orang tua, ajari anak dengan keberanian yang terukur karena bisa menjadi bekal untuk mengekplorasi “kekayaan” berlimpah yang ada di dalam diri maupun di luar diri anak. Orang tua jangan terlalu memproteksi atau menguatirkan anak kecuali anak memiliki kendala atau kebutuhan khusus. Orang-orang sukses di dunia biasanya memiliki keberanian dan kekuatan yang lebih dibandingkan orang kebanyakan.

“Keberanian anak dalam menjalani kompleksitas kehidupan dan menghadapi berbagai pernak-perniknya, memerlukan tidak hanya pengetahuan teori tetapi juga praktik bertahap yang dilatih sejak kecil. Orang tua harus mengajari dan mencontohkan anak dengan keberanian terukur sehingga bisa menjadi bekal anak dalam mengekplorasi ‘kekayaan’ berlimpah di dalam maupun di luar diri.”

(Diambil dari Buku “Parenting Tips”)

Pilihan

Terpoler Minggu Ini

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

red apple fruit on four pyle books
Untuk mengerti dengan tepat gambaran besarnya, setiap orang seharusnya takut menjadi tertutupi secara mental dan terobsesi dengan satu bagian kecil saja dari kebenaran. Xun Zi
woman, field, happiness, thank you, terima kasih
Suatu ketika ada seorang pemuda yang merasa hidupnya sangat sulit. Seperti lazimnya manusia, dia ingin mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupannya.

Tulisan Terkait