“When you raise children very well, you prepare them to be good men and good women in the future. Raising children is hard and challenging, but it worth all the efforts. When your children tire you, remember that they are the saplings of the future, these are the people who will repay you for taking care of them and will take care of their communities as well.”
“Ketika Anda membesarkan anak-anak dengan sangat baik, Anda mempersiapkan mereka untuk menjadi pria dan wanita yang baik di masa depan. Membesarkan anak-anak itu sulit dan menantang, tetapi semua upaya itu berharga. Ketika anak-anak membuat Anda lelah, ingatlah bahwa mereka adalah anak-anak muda masa depan, mereka adalah orang-orang yang akan membalas Anda karena telah merawat mereka dan yang akan menjaga komunitas mereka juga.”
~ Noora Ahmed Alsuwaidi ~
Dalam ilmu manajemen, dikenal dua istilah dasar yang sangat penting, yakni EFEKTIF dan EFISIEN. Orang yang belajar manajemen harus bisa membedakan keduanya. Meskipun sebagian orang lebih mementingkan salah satu di antara keduanya, yang benar adalah keduanya harus seiring sejalan.
EFEKTIF artinya “melakukan YANG BENAR”. Tanda bahwa yang benar sudah dilakukan adalah tercapainya target, sasaran, atau tujuan yang sudah ditentukan. Jadi efektif berhubungan dengan pencapaian hasil.
EFISIEN artinya “melakukan DENGAN BENAR”, yang ditandai dengan penggunaan sumber daya seminimum mungkin dalam pencapaian target, sasaran, atau tujuan yang sudah ditentukan. Jadi efisien berhubungan dengan melakukan proses.
Idealnya, efektif selalu bersanding dengan efisien. Pencapaian hasil sangat penting, namun proses juga tidak kalah pentingnya. Jika hanya semata hasil, proses yang baik dan benar akan diabaikan dengan menghalalkan segala cara.
Setelah target, sasaran, atau tujuan ditentukan maka dibuatlah strategi yang mencakup berbagai upaya atau usaha untuk menjalankan proses yang baik dan benar guna mencapai hasil yang diinginkan. Umumnya, jika upaya atau usaha yang direncanakan itu sudah dilakukan secara maksimal, hasil yang diinginkan pun sangat mungkin bisa diraih.
Dua prinsip manajemen (efektif dan efisien) ini juga berlaku dalam cara-cara parenting. Efektif artinya parenting yang dilakukan harus mampu mencapai hasil, yakni anak bertumbuh kembang dengan baik dan benar. Efisien artinya parenting harus dilakukan dengan cara dan upaya atau usaha yang sebaik dan sebenar mungkin dalam rangka mencapai hasil yang diinginkan.
Oleh karenanya, orang tua harus belajar cara-cara parenting berdasarkan ilmu pengetahuan dan praktik-praktif parenting terbaik yang sudah ada. Ini akan menjamin prinsip manajemen efektif dan efisien dapat tercapai dari praktik parenting yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak.
Dalam konteks yang lebih kecil atau sempit, orang tua perlu mendidik anak sejak dini untuk mengedepankan upaya atau usaha yang baik dan benar secara maksimal, bukannya hanya menuntut hasil akhir saja. Ini bisa menghindarkan anak dari pengambilan jalan pintas yang tidak baik dan tidak benar demi tercapainya hasil yang diinginkan. Anak harus memahami bahwa dalam sebagian besar kasus di kehidupan ini, tidak ada jalan pintas, ekspres, atau instan dalam meraih hasil yang diinginkan. Dalam kebanyakan kasus di kehidupan, diperlukan upaya atau usaha dan semangat dalam menjalani apapun yang harus dilakukan.
Meskipun setelah anak melakukan upaya atau usaha terbaik ternyata hasilnya belum sesuai dengan yang diinginkan, tidaklah menjadi masalah besar. Orang tua jangan sampai membutakan mata dan telinga dengan hanya menuntut hasil kepada anak. Orang tua harus memberikan pengertian dan mengarahkan anak untuk mengevaluasi kembali cara-cara sebelumnya yang sudah dilakukan. Barangkali ada perbaikan atau penggantian cara yang perlu dilakukan. Lalu berikan kesempatan kepada anak untuk mengulang kembali dengan cara yang lebih baik. Niscaya hasil yang diinginkan bisa tercapai.
Ingatlah wahai orang tua, jika harus diurutkan maka yang perlu didahulukan adalah upaya atau usaha yang baik dan benar, barulah hasil yang diinginkan. Jika upaya atau usaha yang baik dan benar sudah dilakukan secara maksimal, apapun hasil yang diraih anak, terima dan hargailah.
“Orang tua perlu mendidik anak untuk mengedepankan upaya yang baik dan benar secara maksimal, bukan hanya menuntut hasil akhir saja. Ini bisa menghindarkan anak dari pengambilan jalan pintas yang tidak baik dan tidak benar demi tercapainya hasil yang diinginkan.”
(Diambil dari Buku “Parenting Tips”)

















