Top 10 Penulis

Parenting Tip: Pelajaran Hidup yang Berharga Itu Sebenarnya Mudah dan Murah

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

Photo of Mother and Son Lying Down on Bed
Photo by Ketut Subiyanto

“An environment-based education movement – at all levels of education – will help students realise that school isn’t supposed to be a polite form of incarceration, but a portal to the wider world.”

“Gerakan pendidikan berbasis lingkungan – di semua tingkat pendidikan – akan membantu siswa menyadari bahwa sekolah tidak seharusnya menjadi bentuk pengekangan yang diperhalus, tetapi seharusnya sebagai pintu gerbang ke dunia yang lebih luas.”

~ Richard Louv ~

Periode tengah sampai dengan akhir Juni 2018, kami sebanyak dua keluarga menjenguk anak pertama, yang sedang berkuliah di Tiongkok, sekaligus berlibur. Karena dia bisa berbahasa Inggris, Mandarin, dan sedikit dialek Kanton, jadilah dia sebagai “tour agent” yang merencanakan secara detil semua perjalanan kami, sekaligus sebagai “tour guide” yang mengantar kami ke beberapa kota besar di Tiongkok, termasuk Hong Kong. Jika harus menggunakan tour agent dan tour guide profesional, total biaya kami pasti jauh lebih besar.

Selama liburan tersebut, beberapa catatan berkesan bagi kami terhadap anak pertama kami tersebut adalah:

* Dia rela berkorban tidak mengikuti kuliah selama beberapa hari, yang mana sebelumnya dia harus mengajukan ijin ketidakhadiran dalam kuliah yang sangat ketat ke kampusnya. Jadi tidak masuk kuliah ini sebenarnya bukanlah pilihan yang menyenangkan baginya.

* Dia rela “barbosa pria” menemani kami berlibur, yang mana semua tempat yang kami datangi sebenarnya sudah pernah dia kunjungi.

* Untuk Hong Kong Disneyland (HKDL), dia telah menyusun strategi sebelumnya supaya kami dapat memaksimalkan waktu sehingga dalam satu hari kunjungan bisa menaiki hampir semua wahana favorit. Tanpa perencanaan yang baik, bisa jadi hanya sedikit wahana favorit yang bisa dinaiki, karena jarak yang lumayan jauh atau karena antrian yang panjang.

* Dia menawarkan untuk tiket HKDL-nya yang kami belikan, agar tidak perlu yang termasuk makan supaya tidak membebani biaya kami, padahal tiket kami semua termasuk makan dua kali. Mana mungkin kami membiarkan hal ini terjadi, tidak hanya karena dia anak kami yang seharusnya ikut makan bersama, tetapi juga dia sudah teramat membantu dalam perjalanan ini.

* Dia menunjukkan kedisiplinan diri dan kepatuhan akan berbagai peraturan yang berlaku.

* Dan beberapa karakter baik lainnya yang dia tunjukkan selama kebersamaan kali ini.

Jujur, kami tidak tahu persisnya kapan mulai terbentuk karakter-karakter baik tersebut dalam diri dia, terutama untuk mau berkorban dan berbuat yang terbaik bagi keluarga. Yang pasti, sejak dia maupun adik-adiknya kecil, kami selalu mencoba memasukkan pelajaran-pelajaran kehidupan melalui berbagai kejadian sehari-hari. Tentu saja teknik penyampaiannya seringkali kami lakukan tidak secara tradisional, yakni tidak dalam bentuk nasihat-nasihat formal yang disampaikan menggunakan otoritas kami sebagai orang tua (nasihat satu arah dimana anak harus dengan takzim mendengarkan).

Salah satu teknik yang cukup sering kami gunakan dalam menumbuhkembangkan anak adalah pembelajaran melalui pengalaman langsung (experiential learning), dengan cara menghubungkan kejadian sehari-hari, yang meskipun terlihat sederhana, namun seringkali mengandung pelajaran hidup yang dalam dan berharga. Pelajaran hidup tersebut ibarat bingkai yang memberikan fokus kepada inti dari kejadian yang dialami.

Ingatlah wahai orang tua, kembangkan kreativitas dalam memberikan pelajaran kehidupan kepada anak. Banyak pelajaran kehidupan yang berharga bisa dengan mudah dan murah disampaikan kepada anak. Namun orang tua harus terlebih dahulu belajar dan menguasai teknik penyampaian ke anak supaya apa yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh anak, dengan sedikit atau bahkan tanpa penentangan dan penolakan.

“Orang tua harus mengurangi pemberian nasihat kepada anak secara tradisional menggunakan otoritasnya sebagai orang tua, dimana anak harus dengan takzim mendengarkan. Salah satu teknik kreatif yang efektif adalah menghubungkan kejadian sehari-hari dengan pelajaran hidup yang berharga (experiential learning). Orang tua harus belajar terlebih dahulu sehingga menguasai tekniknya, baru bisa menerapkannya untuk meraih hasil maksimal atas diri anak.”

(Diambil dari Buku “Parenting Tips”)

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

red apple fruit on four pyle books
Untuk mengerti dengan tepat gambaran besarnya, setiap orang seharusnya takut menjadi tertutupi secara mental dan terobsesi dengan satu bagian kecil saja dari kebenaran. Xun Zi
woman, field, happiness, thank you, terima kasih
Suatu ketika ada seorang pemuda yang merasa hidupnya sangat sulit. Seperti lazimnya manusia, dia ingin mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupannya.

Tulisan Terkait