Top 10 Penulis

Perayaan Kathina dan Makna Bermudita Citta

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

shallow focus photography of person holding green plastic container
Photo by Annie Spratt

Kathina adalah salah satu hari raya umat Buddha, yang diawali dengan Magga Puja, Waisak, dan Asadha, Kathina sendiri termasuk Hari Raya di penghujung tahun. Biasanya di sekitar bulan Oktober sampai bulan November setiap tahunnya. Atau tepatnya dirayakan pada akhir masa Vassa yang berjalan selama kurang lebih tiga bulan, dan biasanya ini dirayakan secara serentak di semua vihara, dan jauh lebih meriah daripada hari raya lainnya, bahkan Hari Raya Waisak sekalipun.

Pada perayaan Kathina, kita sebagai umat Buddha mempunyai kesempatan untuk berdana/mempersembahkan Jubah di setiap vihara yang kita datangi. Untuk itu kita harus menabung agar dapat melaksanakan niat menanam karma baik di ladang yang sangat subur, yaitu kepada anggota Sangha yang telah melaksanakan vinaya dengan baik.

Biasanya Perayaan Kathina dihadiri oleh lebih dari satu atau dua orang Bhikkhu, kerena biasanya paling sedikit lima atau bahkan bisa sampai empat puluh atau lima puluh Bhikkhu. Pada saat ini, umat Buddha mempunyai banyak kesempatan mendapatkan berkah. Karena biasanya banyak acara yang dilakukan pada Hari Kathina ini.

Dimulai dengan Dana Makan, Pindapata, hingga Persembahan Jubah dan juga perlengkapan lainnya. Bonusnya cipratan air blessing, lengkaplah rasa kebahagiaan yang mengalir deras menyelimuti batin ini. Bayangkan betapa beruntungnya kita mendapat kesempatan langka seperti itu.

Sebagai umat awam saya mengenal hari Kathina sebagai hari Persembahan Jubah kepada Ariya Sangha, namun tidak hanya sekadar itu. Saya memaknainya lebih daripada sekadar persembahanan jubah. Ada juga rasa turut bermudita cita atas ketekunan para Bhikku yang telah menjalani vassa dengan baik.

Selama tiga bulan para anggota Sangha membina diri, berdiam diri mendalami Buddha Dhamma di satu Vihara. Yang Arya para Bhikkhu tidak diperkenankan untuk meninggalkan Vihara tempatnya bervassa selama lebih dari seminggu, kalaupun itu dilakukan pasti dikerenakan keadaan yang sangat mendesak.

Dan pada kesempatan baik itu pula kita mengasah diri melatih batin, karena biasanya Kathina Puja dihadiri lebih dari satu Bhikkhu atau bahkan dihadiri oleh anggota Sangha yang berjumlah lima atau bahkan puluhan. Saya sendiri pernah mengalami Kathina Puja yang dihadiri oleh tujuh puluh anggota Sangha.

Jangan sia-siakan kesempatan Kathina ini karena merupakan ajang untuk mengembangkan kebajikan agar dapat meningkatkan kualitas batin kita.

Selamat Hari Kathina, semoga semua berkah ada pada kita

Semoga semua mahkluk berbahagia.  

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

a person in a hospital bed with an iv
Mengenai penyakit, penulis punya segudang penyakit, yang kalau hasil lab tersebut dijabarkan penulis pasti sudah jadi penghuni ruang ICU. Namun ternyata penulis masih bisa gentayang beraktivitas, sampai-sampai dokter kantor berkomentar.
woman holding white and black coffee cup
Jika kita mendengar kata-kata dana, uang akan selalu jadi asumsi. Padahal banyak bentuk ragam yang dapat diberi. Banyak cara untuk memproyeksi aksi itu sendiri.

Tulisan Terkait