Top 10 Penulis

Percaya diri untuk menjadi rendah hati

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

man wearing watch with black suit
Photo by Ruthson Zimmerman

Keyakinan kepada kemampuan diri sendiri adalah salah satu kunci untuk membuat hidup menjadi berguna dan bermakna. Bahasa anak mudanya PD alias Percaya Diri. Ia membuat kita punya energi untuk melangkah, punya tekad membara untuk terus maju, dan semangat untuk menyelesaikan tujuan.

Seperti bensin yang tidak boleh habis agar kendaraan bisa terus berjalan,  manusia juga tidak boleh kehabisan kepercayaan diri. Saat roda sedang dibawah dan kegagalan datang untuk memberikan pelajaran dan hikmah hidup, berpaling kepada apa yang kita mampu lakukan dan telah capai adalah salah satu cara untuk mengisi kembali energi PD.

Tiap manusia punya kelebihan, punya keunggulan tertentu terhadap manusia yang lain. Belum ada manusia sempurna yang bisa unggul terhadap setiap orang di dunia. Di bidang tertentu, seseorang pasti lebih unggul dibanding orang lain sekaligus kalah unggul dengan orang lain juga.

Kita bisa belajar dari burung yang selalu juara di lomba terbang dan kalah total di lomba berenang serta ikan yang menang mutlak di lomba renang dan gagal total di kompetisi terbang. Itulah analoginya. Di tiap bidang kehidupan pasti ada yang kita bisa unggulkan. Hidup ini dalam bahaya jika kita tidak menguasai pengetahuan dan keterampilan apa pun. Pasti ada  kemampuan yang kita bisa banggakan untuk melahirkan kepercayaan diri.

Resep kedua untuk punya kepercayaan diri adalah mengintip sejenak semua pencapaian kita. Semua kebisaan dan kemampuan menjadi sia-sia jika diparkir begitu saja untuk diri sendiri. Dengan berkontribusi, kita semakin yakin akan kemampuan kita. Sekecil apa pun, sesederhana apa pun, pencapaian kita adalah buah dari upaya dan kerja keras. Tak perlu berharap mendapatkan tepuk tangan dan pujian dari orang lain. Itu bukan tujuan utama.

Yang terpenting adalah mau berbagi dan berkontribusi. Bonusnya tentu saja penghargaan yang tidak usah dirindukan hingga menggalau. Di saat galau dan merasa gundah atas kemampuan diri sendiri, melihat sejenak ke belakang ke prestasi kita bisa menjadi pembangkit semangat dan kepercayaan diri. Karya-karya dan tugas-tugas yang diselesaikan serta sedikit orang yang berubah karena tindakan kia adalah hal kedua yang membuat kepercayaan diri ada hingga hari ini.

Kepercayaan diri tidak boleh sampai bertransformasi menjadi kesombongan.  Tak banyak orang yang suka dengan manusia sombong dan angkuh yang alpa bahwa apa pun kemampuan, keberhasilan dan kehebatan mereka juga sangat bergantung kepada orang lain. Memang benar bahwa berkat usaha dan upaya mereka, mereka bisa menikmati semua kejayaan yang mereka dapatkan. Tapi sangat benar juga bahwa orang lain juga ikut berkontribusi dan berperan besar di dalamnya.

Oleh sebab itu, mereka yang paham betul hukum kesalingtergantungan membuang jauh-jauh kesombongan dan keangkuhan dalam diri mereka. Mereka tak lupa dan selalu ingat akan bantuan orang lain, baik yang langsung maupun tidak langsung. Saat sukses, mereka ingat dengan uluran tangan orang lain serta semua kebaikan yang telah diberika dunia kepada mereka. Kesombongan dan keangkuhan tak pernah menjadi bagian dari pribadi yang rendah hati.  Percaya diri harus selalu bersama dengan kerendahan hati.

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

brown statue
Perilaku sombong merugikan karena umat tidak suka pandita yang sombong, dan tidak menghormati mereka. Kesombongan membangun tembok yang memisahkan pandita dengan umat sedangkan kerendahan hati adalah jembatan yang menghubungkan pandita dengan umat.

Tulisan Terkait