Top 10 Penulis

Perubahan Seperti Kupu – Kupu

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

three pupas butterfly kepompong
Photo by Suzanne D. Williams

Hai sobat, mungkin kita sering mendengar kalimat, “Hidup yang Baik Itulah Hidup yang Membawa Perubahan.” Menurut kalian, apa sih perubahan itu? Perubahan ialah proses seseorang yang berlawanan dengan yang ia alami sekarang.

Di sini saya akan membahas tentang perubahan sikap. Banyak dari kita pasti tahu pentingnya attitude dan sikap yang baik. Tentunya bukanlah hal yang mudah untuk menjadi seseorang yang memiliki attitude yang baik, pastinya akan banyak cobaan yang dialami untuk menjadi sosok pribadi yang baik. Beberapa cobaan terkadang bisa saja datang dari keluarga atupun teman sebaya. Teman sebaya sangat memberikan dampak bagi sikap ataupun perilaku kita.

Kita harus pandai dalam memilih teman yang baik agar hidup kita tidak menjadi sesat dan malah menghancurkan diri kita sendiri. Teman yang baik ialah teman yang membangun kita menuju ke arah yang lebih baik sehingga pribadi kita bisa menjadi pribadi yang terpandang di masyarakat dan berdampak bagi orang lain di sekitar kita.

Berdampak disini bukan berarti kita harus masuk ke dalam kehidupan mereka, tetapi dengan kita melakukan sikap yang baik, secara tidak langsung hidup kita sudah berdampak bagi orang di sekitar kita.

Perubahan di dalam kehidupan ini memang tidak bisa instan, tapi perubahan ini haruslah berproses. Seperti halnya kupu-kupu, ia berproses dari seekor ulat yang jelek dan menjijikan berubah bertahap menjadi seekor kupu-kupu yang sangat cantik dan disukai oleh banyak orang.

Mungkin banyak dari kita yang masih menjadi seperti ulat, atau bahkan menetap seperti kepompong. Yuk, sama-sama kita belajar berubah. Menjadi layaknya kupu-kupu yang indah. Pilihlah teman yang se-frekuensi dengan kita.

Jangan kita membawa diri sendiri ke arah yang sesat dan buntu. Dengarkanlah orang-orang di sekitar kita yang membawa kita ke arah perubahan menjadi lebih baik.

**

Pilihan

Terpoler Minggu Ini

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

monks walking near people holding baskets on street
Ada banyak cara dalam berdana, seperti memberi makanan kepada bhikkhu, memberi materi, ucapan dan pikiran yang baik kepada siapapun.
a woman in a pink dress walking down a street
Jangan selalu menganggap diri kita paling benar saat berbicara dengan orang lain. Ingatlah bahwa bukan hanya kita yang memiliki perasaan, orang lain juga memiliki perasaan. Mereka juga bisa merasa sakit hati.

Tulisan Terkait