Tiga Batang dupa dibakar
Tepat di depan altar
Asapnya mencuar
Teriring doa yang berkoar
Aku ingin menjadi tenar
Tiga batang dupa diayun
Berisi harapan agar beruntung
Segera dapat uang triliun
Agar bisa cepat pensiun
Aku sudah bosan hidup terpasung
Tiga batang dupa diangkat tinggi
Memohon langit menjatuhkan hoki
Punya banyak rumah juga jet pribadi
Cepatlah terpenuhi
Aku ingin berfoya-foya seenak hati
Tiga batang dupa ditancap
Tak sabar lagi hidup gemerlap
Biar tidurku lelap
Bantalan emas kan kudekap
Bangun pagi harta meluap
**
Tiga batang dupa habis tak tersisa
Tepat di depan batang hidung sang dewa
Ia tidak berkata, berbisik pun takada
Aku belum berubah
Masih seperti dahulu kala
Kalau mau kaya usahalah
****
















