Top 10 Penulis

Puisi: Aku yang Jadi Babu, Kini Serasa Ratu

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

woman open arms while closed eyes smiling photo
Photo by Andrea Piacquadio

Aku tahu tak mungkin meraih semuanya
Setidaknya, disisa hidupku
Biarkan aku bahagia

Katanya kamu penuh pengampunan
Menurutku kamu hanya lari dari kenyataan

Demi menyelamatkan gengsimu
Kamu rela menggadaikan tutur leluhurmu

Aku sadar betul, bahwa semua hal tiada kekal
Termasuk kamu yang semakin jauh terseret

Aku yang berjuang kau tendang hanya karena aku dari kalangan kurang
Dia yang membuatmu sengsara kau sayang

Begitu pentingkah harta kekayaan?
Hahaha… begitu lucu kan dampak perubahan, aku kau tumbalkan?

Barangkali kamu tak lagi percaya karma
Karena telah terkaburlan oleh dogma

Baiklah meski aku kau anggap nista
Setidaknya kini aku merasa lebih bahagia

Dulu katamu denganmu aku kaya, tapi hidupku sungguh jadi babu
Kini aku bekerja jadi babu
Tapi diriku serasa jadi ratu

****

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

person holding dandelion flower
Tidurlah adikku / Dalam lelapmu yang panjang / Biar ku kenang baikmu / Di sepanjang hari hari kemudian

Tulisan Terkait