Top 10 Penulis

Puisi: Bersama Rintik Hujan, Kusemaikan Benih Kebajikan

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

Water Droplets on Gray Textile
Photo by Pixabay

Bersama rintik hujan pagi ini
Kunikmati hangat secangkir teh
Sehangat paduan irama air berjatuhan

Semanis suasana syahdunya kabut menyelimut
Dingin udara hujan, hangat air teh, sungguh keselarasan dalam perbedaan

Kugigit sepotong ubi
Teman bercengkrama pada sunyi pagi
Harapku senyum kan semanisnya ubi

Walau tak seorangpun menikmati
Musim penghujan
Hadirkan harap para petani menyemai benih
Alam menumbuhkan kesuburan

Dari tiap benih yang ditanam penuh kasih
Merenungi semua itu, 
Kusemaikan benih benih kebajikan, 

Kutaburi pupuk kasih dalam hatiku
Kugulirkan untuk membasuh jiwa
Semoga dapat mengobati luka nestapa

Agar kelak ia tumbuh bersemi
Membawa angin kebajikan
Untuk jiwa jiwa lainnya. 

Seperti usainya hujan di pagi ini
Bergantikan datang hangatnya mentari
Kupuji dan kusyukuri datangnya musim berganti
Sejuk airnya, sinar hangatnya mentari
Pancarkan kebajikan tanpa batasan
Pada penghidupan di semesta raya ini

****

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

person holding dandelion flower
Tidurlah adikku / Dalam lelapmu yang panjang / Biar ku kenang baikmu / Di sepanjang hari hari kemudian

Tulisan Terkait