Top 10 Penulis

Puisi: Bubuku Sayang, Kulepas Dia Pergi

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

grayscale photo of baby feeding
Photo by Kelly Sikkema

Bocil itu datang dengan tubuh kurus berperut gendut
Mata belekan berair, tampak kusut
Corak warna bulumu juga tak terurut
Engkau sangat tidak menarik dan sepertinya tidak terawat

Meski kau datang bersama indukmu
Tapi dia garang sepertinya tak mengasihimu
Engkaupun tampak penuh ketakutan saat kudekati
Kubersihkan mata dan tubuh dengan tissue wangi

Perlahan tapi pasti engkau mulai menarik hati
Sedikit demi sedikit engkau mulai bersih berisi
Engkaupun mulai bermanja diri
Selalu menantiku di pagi dan sore hari
Menjerit manja, perhatiankupun tercuri

Namun pagi ini terasa sunyi tanpa suaramu yang berisik
Ada seekor bangkai tikus mati sebagai ganti
Yang lainpun diam tanpa reaksi
Kupanggil-panggil namamu tapi engkau tak datang menghampiri
Semuanya menjadi begitu pendiam di pagi ini

Bubuku sayang kemanakah kau pergi?
Susu untukmu akan menjadi dingin dan basi
Semalam kita masih bermain bersama, engkau begitu lincah berlari
Saat kudekap, engkau meronta melepaskan diri
Apakah engkau berbuat begitu agar kutak bersedih saat kau pergi

Kurelakan engkau pergi asalkan engkau berbahagia
Kulepas engkau dari keakuanku yang penuh rasa ingin terus memiliki
Walaupun hatiku bersedih, namun kutau semua ini harus kuiklasi
Kelekatan tidak akan pernah berakhir sampai rasa itu mati
Kepergianmu memberikan makna tersendiri dalam proses pemahamanku tentang Kebebasan

Bubu dimanapun engkau berada, kudoakan agar engkau selalu berbahagia dan dapat bertemu dengan orang yang lebih menyayangimu daripada diriku.
Jangan nakal sayang, agar engkau disayangi oleh pemilikmu yang baru.
Ingatlah selalu di saat kau lapar dan haus pintu rumahku selalu terbuka untukmu

****

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

a person in a hospital bed with an iv
Mengenai penyakit, penulis punya segudang penyakit, yang kalau hasil lab tersebut dijabarkan penulis pasti sudah jadi penghuni ruang ICU. Namun ternyata penulis masih bisa gentayang beraktivitas, sampai-sampai dokter kantor berkomentar.
woman holding white and black coffee cup
Jika kita mendengar kata-kata dana, uang akan selalu jadi asumsi. Padahal banyak bentuk ragam yang dapat diberi. Banyak cara untuk memproyeksi aksi itu sendiri.

Tulisan Terkait