Top 10 Penulis

Puisi: Indahnya Dhamma

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

Buddha Preaching the Dhamma

Dhamma menjadi Indah karena pikiran Anda.
Dhamma menjadi terang karena pikiran Anda.
Dhamma bermanfaat karena Praktik Anda.
Dhamma Indah karena Anda Bahagia.

Dhamma yang Indah pada Awalnya.
Dhamma yang Indah pada pertengahannya.
Dhamma yang Indah pada Akhirnya.

Ketika pikiran Anda menciptakan kedamaian.
Maka kedamaian akan terjadi.
Ketika pikiran Anda menciptakan Kebahagiaan.
Maka kebahagiaan akan terjadi.

Apa yang Anda pikirkan itu yang akan terjadi.
Selalu berpikir positif akan membuat diri Anda:
Damai
Bahagia
Sejahtera

Kondis Batin yang terus dijaga untuk tetap saat ini.
Hidup saat ini.
Adalah sumber kebahagiaan.

Karena kemarin adalah masa lalu.
Besok adalah masa akan datang yang belum tentu terjadi.
Saat ini adalah momen hidup saat ini.

Saat ini saya sedang bernapas.
Saat ini saya sedang Bahagia.
Saat ini saya mengenal Dhamma.
Saat ini saya mempraktikkan Dhamma.

Dhamma akan menuntun dia yang menjalankan.
Dhamma akan menuntun dia yang tekun.
Dhamma membawa ke jalan yang benar.
Dhamma sangat Indah.

Ketika Anda memahami Dhamma.
Anda akan merasakan Indahnya Dhamma.
Selamat mengenal dan mempraktikkan Dhamma.
Semoga Anda semua Berbahagia dalam Dhamma.

Pilihan

Terpoler Minggu Ini

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

Red and white lighthouse with waves crashing against rocks under a stormy sky.
Suatu hari, teman sekelasnya mengancam dia agar tidak mengisi lembar ulangan dengan benar supaya temannya tersebut bisa mendapatkan nilai terbaik. Dia pulang ke rumah dengan menangis namun tidak berani menceritakan apa yang terjadi

Tulisan Terkait