Top 10 Penulis

Puisi: Jangan Tunda Melakukan

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

persons left hand with water droplets
Photo by Erik Mclean

Kapan lagi kau akan lakukan?

Bila tidak saat ini

Karena bila saja sampai nanti 

Yang tak pasti akan berlalu dan mati
Yaa , saat saat ini juga yang pasti

Selagi kita mampu, berdaya dan bisa

Lakukan kebajikan, bermurah hati
dengan pikiran, ucapan, dan badan jasmani
Membantu sesama yang memerlukan
dengan materi, non materi, dan spiritual

Karena hakikatnya manusia terdiri dari Nama dan Rupa

Sebagai makhluk individu dan Sosial

Yang merupakan bagian dari partikular dan universal
Keterkaitan, kebersamaan, hidup saling membantu
bergotong royong, wajib dilakukan

Berdana di ladang yang subur
berbakti, menghormat pada Sang Tiratana
Buddha, Dhamma, dan Ariya Sangha.

Melakukan pelimpahan jasa bagi leluhur
ladang jasa yang tiada taranya
Berdana, melaksanakan Sila dengan baik, berpikir, berucap, dan berbuat kebajikan adalah perbuatan terpuji.

Karena dengan Sila, Samadhi, dan Panna
seseorang terpuji saat kini dan di alam surga nanti.

Memiliki umur panjang, paras bagus, kedudukan terhormat, kemasyhuran, kebahagiaan, dan kekuatan

Berdanalah dengan penuh keyakinan
jagalah Sila setiap saat
Senantiasa senang mengembangkan batin
agar hidup berbahagia.

Semoga jasa kebajikan yang kulakukan
membawa berkah bahagia bagi semua makhluk
untuk saat kini, nanti, dan selamanya.

Semoga semua makhluk dapat mempertahankan kebahagiaannya masing-masing.

Anumodana, Semesta Alam mendukung kebajikan yang telah kulakukan, Semoga semua makhluk hidup Berbahagia

Sadhu-Sadhu-Sadhu (STD)

**

Pilihan

Terpoler Minggu Ini

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

a bowl of food and a drink on a table
Berbicara mengisi perut adalah hal yang sangat urgen, karena dengan perut keroncongan yang belum terisi orang menjadi lesu, tidak bersemangat, tidak berdaya, sehingga tidak dapat mengerjakan sesuatu untuk berkarya. 
Ragam festival Pehcun ini merupakan akulturasi budaya pendatang dengan budaya setempat. Sebagai bentuk kearifan lokal yang menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkokoh persatuan, dan kesatuan bangsa.

Tulisan Terkait