Top 10 Penulis

Puisi: Kebenaran Membuka Hati

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

person holding flowers
Photo by Ales Maze

Memori lalu di kisah pertemanan,
saat kepergian yang tanpa pesan,
di antara jejak luka yang ditingalkan,
sungguh dalam menyakiti perasaan.

Hingga menyalahkan hidup ini,
kecewa dengan takdir dunia dan seisinya,
putus asa mewarnai langkah kaki,
bagai bayangan mengantui jiwa.

Dilema pun membuat lalai dan lupa,
menyiakan-nyiakan waktu saat itu,
hanya untuk membenci sesuatu,
yang tak tahu dalam kuasa.

Namun di suatu senja yang suci,
diri ini tersadarkan dalam kebenaran,
ajaran mulia yang dibabarkan,
membuka mata hati sanubari.

Mengertilah aku kini,
kelahiran membawa proses derita,
sebabnya ingin berlebihan memiliki,
juga kebodohan yang menutupi jiwa.

Yang harus dipahami dan ditinggalkan,
hingga lenyaplah duka di jiwa,
hanya menuju bahagia,
sesungguhnya itu demikian.

**

Mojokerto, 12 Maret 2023

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

Person Tossing Globe, globe, wold, dunia
Memang di dunia juga ada bahagia dinikmati, yang akhirnya juga akan berlalu dan lenyap,
sliced meat on brown wooden chopping board
Langsung saja saat itu saya lari ketakutan pulang kerumah, dan itu traumanya sampai tidak hilang-hilang, bisa jadi mungkin sampai sekarang.

Tulisan Terkait