Top 10 Penulis

Puisi: Kepada Hati

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

a model of a human heart on a white surface
Photo by Ali Hajiluyi
Saat berhenti di batas ini,
antara cinta dan benci di kehidupan ini,
sadarilah kini, bahwa memang jiwa kita,
masih bimbang, ragu dan goyah,
terseret arus-arus perasaan dan persepsi,
yang tumpang tindih mewarnai,
hingga terbersit kesadaran dipikiran,
untuk kembali kepada sunyi,
ikhlas melepas semua pada kebenaran,
karena kau telah sadar dan tahu,
mana yang terbaik untukmu,
apa yang harus kau lakukan dan terima,
kini tenang dan tegarlah diri,
walau masih ada derita dan perih,
tetap berjalanlah lagi dalam kebaikan,
sejauh mungkin kakimu melangkah,
meski tak bertemu seseorang dan harus sendiri,
dan kepada hatimu katakanlah,
jangan jatuh lagi ke hal yang salah,
tetaplah perhatian dan waspada,
penuh konsentrasi tanpa lengah.

Pilihan

Terpoler Minggu Ini

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

Person Tossing Globe, globe, wold, dunia
Memang di dunia juga ada bahagia dinikmati, yang akhirnya juga akan berlalu dan lenyap,
sliced meat on brown wooden chopping board
Langsung saja saat itu saya lari ketakutan pulang kerumah, dan itu traumanya sampai tidak hilang-hilang, bisa jadi mungkin sampai sekarang.

Tulisan Terkait