Kupeluk sepi dikeheningan malam
Detak jarum jam seiring detakan jantungku
Ada kerinduan menyeruak di dada
Rindu pada hiruk pikuknya cinta
Yang kini telah kehilangan gairah
Menata diri dalam luka berdarah
Diam tiada tentu arah
Kini kebencian hati bertahta
Dalam senyap nan letih
Kucoba merafal doa sambil bertasbih
Batin merintih perih … pedih
Langkah terhenti tertatih
Melihat wajah yang kian memutih
Pucat lesi tanpa gairah
Gempita gelak tawa menjadi tangisan kalbu
****
















