Top 10 Penulis

Puisi: Vimutti, Sebuah Rasa Kebebasan

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

green grass with water droplets
Photo by Thomas Couillard

Rindu ini
Cinta ini
Menghantarku
sampai disini

Di kaki Mu
Aku bersujud
Lalu bersimpuh
Penuh bakti

Hening
Bening
Tenang
Tentram

Bibir ini terkatup
Rapat tanpa celah
Hingga tak sepatah terucap
Agar sepi tak terkoyak

Namun
Jauh didalam
Batin ini melantunkan
Rangkaian pujian

Keagungan Mu
Sifat sifat luhur Mu
Mengundang semua mahluk
Untuk mendekat

Lembut
Sejuk
Bagai embun pagi
Menyelimuti bumi

Keheningan ini berlanjut
Seiring keharuman dupa
Yang kupersembahkan
Dengan hati penuh puja

Mengendapkan kilesa
Meluruhkan kabut moha
Menghadirkan satu rasa:

Vimutti – Kebebasan

****

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

Terimakasih untuk persahabatan / Dan persaudaraan yang hangat
little boy, window, waiting
Termasuk mencari kepuasan dalam balas dendam dan keinginan untuk menghancurkan orang lain. Padahal ini tidak akan pernah membawa kita menuju kebahagiaan dan kedamaian. Hanya cinta kasih dan belas kasih yang mampu memadamkan kebencian.

Tulisan Terkait