Setelah semakin tua, setiap akhir tahun selalu mengatakan: “Cepat ya, satu tahun sudah habis, padahal rasanya baru awal tahun”.
Semakin bertambahnya usia, semakin cepat waktu berlalu. Dulu, ketika masih SD, setahun terasa lama sekali, tapi sekarang setahun terasa cepat.
Sebuah penelitian menyebutkan mengapa semakin tua waktu terasa cepat, karena hari-hari yang dilalui selalu mirip. Jika yang bekerja di kantor, setiap hari kerja melakukan perjalanan yang sama, pulan dengan perjalanan yang sama, yang dikerjakan juga mirip, akhirnya semua ingatan setiap hari adalah sama. Tumpukan ingatan yang dicatat mirip, seperti hanya satu jenis ingatan.
Berbeda ketika masih SD, setiap hari dapat berbeda, ada saja yang harus dipelajari, pengalaman yang baru dapat dikatakan dapat terjadi setiap hari, sehingga banyak ingatan yang harus dicatat. Jumlah ingatan menjadi banyak, sehingga waktu serasa lebih lama.
***
Hari ini tahun yang baru, satu tahun berlalu, ada banyak pengalaman yang ingin dilewati atau yang terpaksa dilalui, ada pengalaman yang indah, tidak terhindar pengalaman yang tak menyenangkan. Mulai hari ini, juga setiap hari, entah apa yang akan terjadi tahun ini, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi bulan depan, tidak ada yang tahu yang akan terjadi esok, tidak juga tau apa yang akan terjadi beberapa saat lagi.
Yang sudah berlalu
Yang sudah berlalu, apakah kemarin, minggu lalu, bulan lalu, tahun lalu atau kehidupan lalu sudah tidak mungkin kembali.
Terikat masa lalu, maka
Jika masa lalu indah, maka menyesal mengapa sudah berlalu
Jika masa lalu menyedihkan, menyesal mengapa terjadi.
Terikat masa lalu, apakah masa lalu indah atau masa lalu yang menyedihkan, hanyalah penyesalan
Yang belum datang
Yang belum datang, apakah satu jam lagi, esok, minggu depan, bulan depan tahun depan atau kehidupan yang akan datang belum tentu terjadi. Tidak ada yang tahu 100% apa yang terjadi pada setiap orang.
Terseret masa depan, maka
Jika masa depan adalah indah, khawatir tidak akan terjadi
Jika masa depan adalah menyedihkan, khawatir akan terjadi.
Terseret ke masa depan, apakah indah atau menyedihkan, hanyalah kekhawatiran.
***
Dalam Bhaddekaratta Sutta, Sang Buddha menasehatkan untuk tidak terikat pada masa lalu atau masa depan tetapi harus fokus pada saat ini, sekarang ini.
Saat ini adalah waktu yang benar-benar ada dan dapat digunakan untuk melakukan yang berharga, waktu pada masa lalu sudah lewat, waktu yang akan datang belum tentu ada.
Bhaddekaratta Sutta
Tak sepatutnya mengenang sesuatu yang telah berlalu,
tak sepatutnya berharap pada sesuatu yang akan datang.
Sesuatu yang telah berlalu adalah hal yang sudah lampau,
dan sesuatu yang akan datang adalah hal yang belum tiba.Seseorang yang dapat melihat jelas
‘hal yang ada di saat ini’ lewat upaya-upaya tertentu,
tanpa goyah, tanpa bergeming
patut selalu mengembangkan hal tersebut hingga tembus.Berusahalah hari ini juga! Siapa tahu kematian ada di esok hari.
karena, tawar menawar dengan Sang Raja Kematian
bersama pasukan besarnya tiada bagi kita.Para muni yang damai
menyebut orang yang hidup demikian,
yang bersemangat, tidak malas pada siang dan malam
sebagai ‘ia yang memiliki satu malam yang mulia’.
***
Selamat Tahun Baru 2026, semoga selalu sehat, selalu rukun, tambah sukses dan berbahagia, semoga semua makhluk berbahagia.

















