Top 10 Penulis

Yang Penting Passion, Lalu Yang Tidak Penting Apa?

Tulisan ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan Rumah Mettasik

two person standing on gray tile paving
Photo by Ian Schneider

Sekitar pertengahan tahun 90an, seorang teman bekerja sebagai programmer di sebuah bank besar yang terkenal. Ia bercerita, dirinya dapat mengerjakan program yang dibutuhkan oleh bank, tetapi secara jujur ia tidak menyukai pekerjaan tersebut. Dia katakan passion-nya bukan itu.

Benar saja, akhirnya ia mengakhiri karirnya sebagai programmer, mengerjakan hal lain di bidang IT. Saya sendiri melanjutkan profesi ini, lebih dari 30 tahun.

Mengerjakan sesuatu tanpa menyukai apa yang dikerjakan, bukanlah hal yang mudah dilakukan. Apalagi yang dikerjakan tersebut adalah pekerjaan untuk mencari nafkah. Sebaliknya mengerjakan sesuatu yang menyenangkan tapi tidak menghasilkan uang, hanyalah hobby.

Kata “passion” sering disebut, tapi tidak ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dari kamus Britannica, kata passion artinya adalah “a strong feeling of enthusiasm or excitement for something or about doing something“, atau artinya adalah “perasaan antusias atau kegembiraan yang kuat untuk sesuatu atau tentang melakukan sesuatu”

Passion sering dikaitkan dengan pekerjaan, hal karena pekerjaan adalah sesuatu yang harus dikerjakan setiap hari, terus menerus, kecuali berhenti dari pekerjaan tersebut. Melakukan hal yang sama terus menerus setiap hari, akan membosankan, kecuali ada sesuatu yang membuat pekerjaan tersebut menyenangkan.

Kalau dapat mengerjakan sesuatu yang menyenangkan dan menghasilkan uang tentu sesuatu yang luar biasa, tapi tidaklah mudah.

Keyakinan
Mungkin hampir semua orang punya passion, walaupun kadang ia tidak menyadari. Tetapi tidak semua orang punya keyakinan bahwa jika mengikuti passionnya akan mendapatkan manfaat yang besar dan hidup lebih berharga.

Tanpa ada keyakinan akan passionnya sendiri maka ia tidak akan dapat melakukan apapun.

Mau memulai
Banyak orang punya passion, tetapi tidak pernah menghasilkan apapun, karena tidak berani memulai.

Seperti pepatah dari Lao Tzu yang mengakatan: Perjalan ribuan kilometer dimulai dengan sebuah langkah. Tanpa berani memulai sebesar apapun passion, hanyalah passion saja.

Berani menghadapi kegagalan
Ada juga yang sudah mengikuti passionnya, berani memulai, tetapi ketika ada kegagalan langsung patah semangat dan tidak melanjutkan lagi.

Di dunia ini tidak ada orang yang berjalan tidak pernah terjatuh. Pasti ketika seseorang belajar jalan ia pernah terjatuh, tetapi karena ia bangkit lagi maka ia akhirnya bisa berjalan.

Demikian juga mengikuti passion tentu saja baik, tapi juga harus siap menghadapi rintangan dan kegagalan.


Passion hanyalah satu hal, masih ada hal lain yang dibutuhkan untuk mengikuti passion sehingga memberikan manfaat.

Pilihan

Terpopuler Bulan Ini

Dari Penulis yang Sama

Buku berisi 30 kisah motivasi yang akan membantu para Pembaca mengambil tindakan sehingga bisa merealisasikan kesuksesan dan kebahagiaan yang diinginkan.

Tulisan Terkait